Friday, 17 April 2009

KISI KISI Ujian Nasional SMA 2009 IPA DAN IPS


MANTRA SUKSES : " KALAU MAU PINTAR BELAJAR, KALAU MAU BERHASIL USAHA"


By Sunardi
Assalamualaikum Wr. Wb.
Buat anak-anakku tersayang kelas XII SMA YP Sungai Lilin dan Anak didik istriku SMA Negeri 1 Sungai Lilin.
Alhamdulillah ditengah – tengah kesibukan kuliah Allah masih memberikan kesempatan untuk meng-upload Kisi Kisi UAN SMA 2009 untuk jurusan IPA dan IPS di web log (blog) ku. Mohon dibaca dan ditelaah semoga bermanfaat dalam menyiapkan Ujian Nasional Senin tanggal 20 April 2009.

BAHASA INDONESIA SMA/MA (PROGRAM IPA/IPS/KEAGAMAAN)

1. Menentukan isi dan bagian-bagian paragraf suatu artikel
2. Menentukan unsur paragraph
3. Menentukan isi paragraf, simpulan paragraf, dan arti istilah/kata dalam paragraf
4. Menentukan opini dalam tajuk rencana
5. Menentukan isi grafik, diagram, atau tabel
6. Menentukan unsur intrinsik dan isi hikayat sastra Melayu Klasik
7. Menentukan unsur intrinsik cerpen
8. Menentukan unsur intrinsik novel
9. Menentukan masalah yang diungkapkan dan amanat dalam drama
10. Menentukan maksud gurindam
11. Menentukan unsur intrinsik puisi
12. Menentukan isi kutipan esai
13. Menentukan kata penghubung yang tepat untuk melengkapi paragraf
14. Menentukan kata serapan untuk melengkapi paragraf
15. Melengkapi paragraf dengan kata baku
16. Melengkapi paragraf dengan kata berimbuhan
17. Melengkapi paragraf deskipsi dengan kalimat yang sesuai
18. Melengkapi paragraf deskripsi dengan frasa yang sesuai
19. Melengkapi paragraf analogi
20. Memperbaiki kalimat simpulan generalisasi
21. Melengkapi paragraf sebab-akibat
22. Melengkapi silogisme dengan kalimat yang tepat
23. Melengkapi paragraf narasi
24. Menyusun kalimat acak menjadi paragraf
25. Melengkapi teks pidato dengan kalimat persuasif
26. Menentukan kalimat latar belakang karya tulis
27. Memperbaiki kalimat yang mengandung kata kias dalam karya tulis
28. Menentukan perbaikan kalimat rancu dalam karya tulis
29. Menentukan penulisan judul karya tulis yang tepat
30. Menentukan kalimat yang sesuai dengan konteks surat (isi dan bagian/struktur) dan penulisan surat lamaran pekerjaan
31. Menentukan kalimat resensi
32. Melengkapi puisi dengan larik yang bermajas
33. Melengkapi dialog teks drama dengan peribahasa
34. Menentukan kalimat kritik sastra


BAHASA INGGRIS SMA/MA
LISTENING
1. Menentukan gambaran umum, informasi tertentu dan informasi rinci dari sebuah percakapan
2. Memberikan respons yang tepat terhadap percakapan yang berisi ungkapan simpati, rasa suka/tidak suka, undangan, permintaan/ pemberian dan penolakan izin, serta kepuasan/ ketidakpuasan yang diperdengarkan
3. Menentukan gambar yang tepat sesuai dengan informasi yang ada di dalam percakapan
4. Menentukan gambar yang sesuai dengan teks monolog yang diperdengarkan
5. Menentukan gambaran umum, informasi tertentu,dan informasi rinci dari sebuah teks monolog yang diperdengarkan

READING
1. Menentukan gambaran umum, informasi tertentu, informasi rinci tersurat, informasi rinci tersirat, makna kata dari teks tertulis seperti teks fungsional pendek berbentuk announcement
2. Menentukan gambaran umum, informasi tertentu, makna kata, tujuan komunikatif dari teks tertulis fungsional pendek berbentuk letter
3. Menentukan informasi tertentu, gambaran umum, makna kata, tujuan komunikatif dari teks tertulis fungsional pendek berbentuk advertisement/brochure
4. Menentukan gambaran umum, informasi tertentu, informasi rinci tersurat, pikiran utama paragraf tertentu, pesan moral, tujuan komunikatif, makna kata informasi tersirat, rujukan kata dari teks tertulis berbentuk essai narrative
5. Menentukan gambaran umum, informasi tertentu, informasi rinci tersurat, makna kata dari teks tertulis berbentuk news item
6. Menentukan gambaran umum, informasi tertentu, informasi rinci tersurat, pikiran utama, makna kata, informasi tertentu dari teks tertulis berbentuk recount
7. Menentukan gambaran umum, informasi tertentu, tujuan komunikasi, informasi rinci tersurat dari teks esai berbentuk report
8. Menentukan gambaran umum, makna kata, informasi tertentu, informasi rinci tersurat dari teks esai berbentuk descriptive
9. Menentukan gambaran umum, informasi tertentu, tujuan komunikasi, informasi rinci, makna kata dari teks esai berbentuk exposition
10. Menentukan gambaran umum, informasi rinci tersurat, informasi tertentu, makna kata, informasi tersirat dari teks esai berbentuk discussion
11. Menentukan gambaran umum, rujukan kata dari teks esai tertulis berbentuk message

MATEMATIKA SMA/MA (PROGRAM IPA)
1. Menentukan negasi pernyataan yang diperoleh dari penarikan kesimpulan
2. Menggunakan aturan pangkat, akar, dan logaritma
3. Menentukan kedudukan garis lurus terhadap grafik fungsi kuadrat (parabola)
4. Menggunakan rumus jumlah dan hasil kali akar-akar persamaan kuadrat
5. Menentukan persamaan kuadrat baru
6. Menentukan persamaan garis singgung lingkaran
7. Menentukan komposisi dua fungsi dan fungsi invers
8. Menentukan sisa pembagian atau hasil bagi
9. Menyelesaikan masalah sistem persamaan linear
10. Menyelesaikan masalah program linear
11. Menyelesaikan operasi matriks
12. Menentukan sudut antara dua vektor
13. Menentukan panjang proyeksi dan vektor proyeksi
14. Menentukan bayangan titik atau garis karena dua transformasi
15. Menentukan fungsi invers dari fungsi eksponen dan logaritma
16. Menentukan suku ke-n dari deret aritmetika
17. Menentukan unsur yang belum diketahui dari hubungan deret aritmetika dan geometri.
18. Menghitung jarak dan sudut antara dua objek (titik, garis, dan bidang) di ruang
19. Menggunakan aturan sinus dan kosinus untuk menghitung unsur pada segi banyak
20. Menentukan volume bangun ruang dengan menggunakan aturan sinus dan kosinus
21. Menentukan himpunan penyelesaian persamaan trigonometri
22. Menghitung nilai perbandingan trigonometri dengan menggunakan rumus jumlah dan selisih dua sudut serta jumlah dan selisih sinus, kosinus, dan tangen
23. Menghitung nilai limit fungsi aljabar dan fungsi trigonometri
24. Menentukan penyelesaian dari soal aplikasi turunan fungsi
25. Menghitung integral tak tentu dan integral tertentu fungsi aljabar dan fungsi trigonometri
26. Menghitung luas daerah dan volume benda putar dengan menggunakan integral
27. Menghitung ukuran pemusatan dari suatu data dalam bentuk tabel, diagram, atau grafik
28. Menggunakan kaidah pencacahan, permutasi, dan kombinasi untuk menyelesaikan masalah yang terkait
29. Menghitung peluang suatu kejadian

MATEMATIKA SMA/MA (PROGRAM IPS/KEAGAMAAN)
1. Menentukan nilai kebenaran suatu pernyataan majemuk
2. Menentukan ingkaran suatu pernyataan
3. Menentukan kesimpulan dari beberapa premis
4. Menyederhanakan hasil operasi bentuk pangkat, akar, dan logaritma
5. Menentukan unsur-unsur grafik fungsi kuadrat
6. Menentukan persamaan grafik fungsi kuadrat
7. Menentukan fungsi komposisi
8. Menentukan fungsi invers dari fungsi sederhana
9. Menentukan hasil operasi aljabar akar-akar persamaan kuadrat
10. Menyelesaikan pertidaksamaan kuadrat
11. Menentukan penyelesaian dari sistem persamaan linear dua variabel
12. Menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan system persamaan linear dua variabel
13. Menentukan nilai optimum bentuk obyektif dari daerah himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linear
14. Merancang atau menyelesaikan model matematika dari masalah program linear
15. Menyelesaikan masalah matriks yang berkaitan dengan kesamaan, determinan, atau invers matriks
16. Menentukan suku ke-n atau jumlah n suku pertama deret aritmetika atau geometri
17. Menghitung nilai limit fungsi aljabar
18. Menentukan turunan fungsi aljabar dan aplikasinya
19. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kaidah pencacahan, permutasi, atau kombinasi
20. Menentukan nilai peluang dan frekuensi harapan suatu kejadian
21. Menentukan unsur-unsur pada diagram lingkaran atau batang
22. Menghitung nilai ukuran pemusatan dari data dalam bentuk tabel atau diagram
23. Menentukan ukuran penyebaran
24. Menentukan ingkaran dari suatu pernyataan
25. Menentukan pernyataan yang ekuivalen dengan pernyataan tertentu
26. Menentukan kesimpulan dari beberapa premis
27. Menentukan hasil operasi bentuk pangkat, akar dan logaritma dengan menggunakan sifat-sifatnya
28. Menentukan unsur-unsur grafik fungsi kuadrat
29. Menentukan persamaan grafik fungsi kuadrat
30. Menentukan hasil operasi aljabar akar-akar persamaan kuadrat
31. Menentukan persamaan kuadrat baru
32. Menyelesaikan pertidaksamaan kuadrat
33. Menyelesaikan sistem persamaan linear dua atau tiga variabel
34. Menentukan sistem pertidaksamaan linear dari daerah penyelesaian
35. Merancang dan menyelesaikan model matematika dari masalah program linear
36. Menentukan nilai optimum suatu fungsi objektif
37. Menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan sifat-sifat, operasi, determinan, atau invers matriks
38. Menentukan suku ke-n dan jumlah n suku pertama dari deret aritmatika maupun deret geometri
39. Menyelesaikan masalah barisan dan deret aritmetika
40. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kaidah pencacahan, permutasi, atau kombinasi
41. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan peluang kejadian
42. Menentukan unsur-unsur pada diagram lingkaran atau batang
43. Menentukan ukuran pemusatan dari data pada tabel atau diagram
44. Menentukan ukuran penyebaran

FISIKA SMA/MA (PROGRAM IPA)
1. Membaca pengukuran alat ukur panjang (jangka sorong) dan menentukan ketelitian hasil pengukuran sesuai alat ukur yang digunakan
2. Membedakan besaran skalar dan vektor serta menjumlah/mengurangkan besaran-besaran vector dengan berbagai cara
3. Menentukan besaran-besaran fisis gerak lurus
4. Menentukan berbagai besaran dalam hukum Newton dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
5. Menentukan hubungan besaran-besaran fisis yang terkait dengan gaya gravitasi antar planet
6. Menentukan letak titik berat dari berbagai benda homogen
7. Menganalisis hubungan besaran-besaran yang terkait dengan gerak rotasi
8. Menjelaskan hubungan usaha dengan perubahan energi dalam kehidupan sehari-hari dan menentukan besaran-besaran yang terkait
9. Menjelaskan sifat elastisitas benda dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
10. Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan hukum kekekalan energi mekanik
11. Menentukan besaran-besaran fisis yang terkait dengan hukum kekekalan momentum
12. Menentukan proses perpindahan kalor dan azas Black
13. Mendeskripsikan azas Bernoulli dalam fluida dan penerapannya
14. Menjelaskan variabel-variabel pada persamaan umum gas ideal
15. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi energi kinetik gas
16. Menentukan berbagai besaran fisis dalam proses termodinamika pada mesin kalor
17. Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan pengamatan menggunakan mikroskop/teropong
18. Menjelaskan berbagai jenis gelombang elektromagnet serta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari
19. Menentukan besaran-besaran dan sifat gelombang berjalan
20. Menjelaskan terjadinya peristiwa interferensi dan difraksi cahaya serta menentukan besaran-besaran yang terkait dengan peristiwa tersebut
21. Menentukan intensitas dan taraf intensitas dari beberapa sumber bunyi yang identik
22. Menentukan besaran-besaran yang menimbulkan efek Doppler dan menentukan perubahan akibat efek Doppler tersebut
23. Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan hukum Coulomb dan medan listrik
24. Menentukan berbagai faktor yang mempengaruhi kapasitas kapasitor keping sejajar
25. Menentukan hasil pengukuran kuat arus dan tegangan listrik
26. Menggunakan hukum Ohm dan hukum Kirchoff untuk menentukan berbagai besaran listrik dalam rangkaian tertutup
27. Menjelaskan timbulnya medan magnet induksi di sekitar kawat berarus dan menentukan besaranbesaran yang mempengaruhinya
28. Menjelaskan timbulnya gaya magnet (gaya Lorentz) dan menentukan besaran-besaran yang mempengaruhinya
29. Menentukan kaitan besaran-besaran fisis pada peristiwa induksi Faraday
30. Menentukan besaran-besaran fisis pada rangkaian arus bolak-balik yang mengandung resistor, induktor, dan kapasitor
31. Membedakan teori-teori atom
32. Menjelaskan teori kuantum Planck dan kaitannya dengan radiasi benda hitam
33. Menentukan besaran-besaran fisis pada reaksi inti atom
34. Menentukan jenis-jenis zat radioaktif dan mengidentifikasi manfaat radioisotop dalam kehidupan

KIMIA SMA/MA (PROGRAM IPA)
1. Mendeskripsikan notasi unsur dan kaitannya dengan konfigurasi elektron serta jenis ikatan kimia yang dapat dihasilkannya
2. Memprediksi letak unsur dalam tabel periodik
3. Memprediksi jenis ikatan kimia/jenis interaksi molekuler
4. Menyelesaikan perhitungan kimia yang berkaitan dengan hukum dasar kimia
5. Menganalisis persamaan reaksi kimia
6. Menganalisis data daya hantar listrik beberapa larutan
7. Mendeskripsikan konsep pH larutan
8. Menghitung konsentrasi asam/basa pada proses titrasi asam basa
9. Menganalisis sifat larutan penyangga
10. Menghitung pH larutan garam yang terhidrolisis
11. Menyimpulkan terbentuknya endapan/larutan dari data Ksp
12. Menyimpulkan sifat koligatif larutan berdasarkan data
13. Menganalisis diagram PT yang berkaitan dengan sifat koligatif larutan
14. Menyimpulkan penerapan sifat koloid di dalam kehidupan sehari-hari
15. Menyimpulkan penerapan konsep minyak bumi yang berkaitan dengan efisiensi BBM
16. Mendeskripsikan senyawa turunan alkana
17. Mengidentifikasi senyawa benzena dan turunannya
18. Menganalisa data yang berhubungan dengan polimer
19. Mendeskripsikan makromolekul
20. Menyimpulkan peristiwa eksoterm/endoterm pada peristiwa termokimia
21. Menentukan kalor reaksi
22. Menghitung laju reaksi berdasarkan data eksperimen
23. Mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi
24. Menganalisis pergeseran kesetimbangan
25. Menghitung harga Kc/Kp
26. Mendeskripsikan persamaan reaksi redoks
27. Mendeskripsikan diagram sel volta
28. Menerapkan hukum Faraday
29. Mendeskripsikan fenomena korosi
30. Mendeskripsikan mineral suatu unsur
31. Mendeskripsikan sifat unsur golongan tertentu
32. Mendeskripsikan cara memperoleh unsur dan kegunaannya

BIOLOGI SMA/MA (PROGRAM IPA)
1. Menjelaskan kunci determinasi sederhana dan tata nama binomial organisme pada keanekaragaman hayati di Indonesia
2. Menjabarkan konsep keanekaragaman tingkat gen, jenis, dan Ekosistem
3. Mengidentifikasi Virus, Protista, Monera dan Fungi serta peranannya bagi manusia
4. Mengidentifikasi daur hidup dan cara perkembangbiakan Plantae meliputi tumbuhan lumut, tumbuhan paku dan tumbuhan berbiji
5. Mendeskripsikan daur hidup Invertebrata
6. Membandingkan ciri-ciri hewan Chordata
7. Mendeskripsikan komponen ekosistem, aliran energi, atau daur biogeokimia
8. Menjelaskan konsep keseimbangan lingkungan dan Pelestariannya
9. Mengidentifikasi struktur dan fungsi sel tumbuhan dan hewan.
10. Mengidentifikasi jaringan dan organ pada tumbuhan beserta fungsinya
11. Mengidentifikasi jaringan dan organ pada manusia beserta Fungsinya
12. Mendeskripsikan sistem gerak otot dan tulang pada manusia
13. Mendeskripsikan sistem peredaran darah manusia dan identifikasi gangguannya
14. Mendeskripsikan sistem pencernaan pada manusia dan identifikasi gangguannya
15. Mendeskripsikan sistem pernafasan pada manusia dan identifikasi gangguannya
16. Mendeskripsikan sistem ekskresi pada manusia dan identifikasi gangguannya
17. Mendeskrispikan sistem regulasi pada manusia dan identifikasi gangguannya
18. Mendeskripsikan sistem reproduksi pada manusia dan identifikasi gangguannya
19. Menentukan faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan
20. Mengintepretasi percobaan pertumbuhan dan perkembangan tanaman
21. Mengintepretasi percobaan-percobaan enzim dalam metabolisme karbohidrat dan protein
22. Mendeskripsikan proses respirasi sel (proses katabolisme
23. Mendeskripsikan peristiwa fotosintesis pada tumbuhan beserta tahap-tahapnya.
24. Mendeskripsikan susunan nukleotida, DNA, RNA dan kromosom
25. Menjabarkan proses sintesis protein
26. Menjelaskan tahap-tahap pembelahan mitosis dan meiosis pada tumbuhan dan hewan
27. Mendeskripsikan hukum Mendel dan sistem persilangan serta penyimpangan semu hukum Mendel
28. Mendeskripsikan peristiwa mutasi beserta contoh-contohnya
29. Mendeskripsikan teori asal-usul kehidupan dan pembuktiannya
30. Menjelaskan fakta-fakta yang mendukung teori evolusi
31. Menjabarkan fenomena evolusi dan hubungannya dengan kesetimbangan populasi
32. Menjelaskan dampak bioteknologi bagi masyarakat dan lingkungan
33. Menjelaskan perkembangan bioteknologi konvensional dan modern beserta contoh-contohnya

EKONOMI SMA/MA (PROGRAM IPS)
1. Mendeskripsikan kelangkaan, masalah pokok ekonomi, serta bagaimana cara mengatasinya yang dilakukan oleh konsumen dan produsen mengacu pada sistem ekonomi
2. Mendeskripsikan permintaan dan penawaran serta menentukan harga keseimbangan dengan tabel, grafik, dan perhitungan matematika dengan kebutuhan manusia, kelangkaan dan sistem
3. Mendeskripsikan pasar barang dan pasar sumber (input)
4. Mendeskripsikan konsep tentang PDB, PDB harga berlaku, PDB harga konstant, Pendapatan Nasional, inflasi serta fungsi konsumsi dan tabungan
5. Mendeskripsikan uang, bank, dan kebijakan pemerintah di bidang moneter
6. Mendeskripsikan ketenagakerjaan, pembangunan, dan pertumbuhan ekonomi serta indikatornya
7. Mendeskripsikan APBN dan APBD, dan kebijakan fiscal pemerintah serta sumber-sumber pembiayaannya
8. Mendeskripsikan perdagangan internasional, valuta asing, dan pasar modal
9. Mendeskripsikan persamaan akuntasi
10. Mencatat transaksi perusahaan jasa dalam jurnal dan buku besar
11. Membuat laporan keuangan perusahaan jasa
12. Membuat jurnal khusus, buku besar utama, dan buku besar pembantu perusahaan dagang
13. Membuat jurnal penyesuaian dan membuat kertas kerja erusahaan dagang
14. Membuat laporan keuangan perusahaan dagang dan membuat jurnal penutup
15. Mendeskripsikan manajemen dan badan usaha termasuk koperasi
16. Mengidentifikasi ciri-ciri seorang wirausahawan agar berhasil dalam bisnisnya

SOSIOLOGI SMA/MA (PROGRAM IPS)
1. Mendeskripsikan interaksi sosial yang teratur berdasarkan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat
2. Mengidentifikasi bentuk sosialisasi melalui berbagai media dalam pembentukan kepribadian
3. Mengidentifikasi sebab terjadinya berbagai jenis perilaku menyimpang dalam masyarakat
4. Mengidentifikasi fungsi berbagai jenis pengendalian sosial yang dilakukan oleh lembaga pengendalian sosial
5. Menginterpretasi gambar struktur sosial vertikal dan horizontal dalam masyarakat
6. Menjelaskan proses terjadinya berbagai bentuk konflik dan cara mengatasinya
7. Mendeskripsikan struktur sosial masyarakat majemuk dan pengaruhnya terhadap integrasi sosial
8. Mendeskripsikan proses mobilitas sosial melalui berbagai saluran yang ada dalam masyarakat
9. Menjelaskan terbentuknya kelompok sosial dan terjadinya kemajemukan dalam masyarakat
10. Menjelaskan perilaku primordialisme yang berkembang dalam masyarakat multikultural
11. Menjelaskan gejala perubahan sosial yang terjadi serta dampaknya bagi masyarakat
12. Mendeskripsikan fungsi lembaga sosial utama dalam masyarakat
13. Mendeskripsikan kerangka rancangan penelitian sosial
14. Mendeskripsikan proses pelaksanaan penelitian sosial serta kegunaan laporan hasilnya

GEOGRAFI SMA/MA (PROGRAM IPS)
1. Menjelaskan penggunaan konsep dasar dan pendekatan Geografi dalam rangka memahami fenomena geosfer
2. Mendeskripsikan proses perkembangan pembentukan bumi
3. Menganalisis fenomena yang terjadi pada lithosfer serta kaitannya dengan kehidupan manusia
4. Menganalisis fenomena yang terjadi pada pedosfer serta kaitannya dengan kehidupan manusia
5. Menganalisis fenomena yang terjadi pada atmosfer serta kaitannya dengan kehidupan manusia
6. Menganalisis fenomena yang terjadi pada hidrosfer serta kaitannya dengan kehidupan manusia
7. Mendeskripsikan keaneka-ragaman flora dan fauna di muka bumi sebagai potensi pendukung kehidupan
8. Mendeskripsikan fenomena yang terjadi pada antroposfer
9. Mendeskripsikan potensi industri sebagai pendukung kehidupan manusia
10. Menerapkan keterampilan dasar pembuatan peta/pemetaan fenomena geosfer
11. Menginterpretasi Penginderaan Jauh sebagai sumber informasi fenomena geosfer
12. Mendeskripsikan Sistem Informasi Geografi sebagai media informasi fenomena geosfer
13. Membedakan pola keruangan dan interaksi desa-desa, desakota, dan kota-kota
14. Mendeskripsikan karakteristik suatu wilayah sebagai pusat pertumbuhan di negara berkembang dan di negara maju

SEMOGA BERHASIL MENEMPUH UAN 2009
Amiin 40 x

Sumber :
PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 77 TAHUN 2008 TENTANG UJIAN NASIONAL SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH (SMA/MA) TAHUN PELAJARAN 2008/2009

Wednesday, 15 April 2009

CERITA ISLAMI

Memuliakan Tamu

Suatu hari Rasulullah kedatangan seorang tamu dirumahnya. Dari penampilan tamu itu bisa langsung ditebak, bahwa ia orang yang sangat miskin. Waktu itu Rasulullah sedang bercakap - cakap dengan tamunya.

"Saya sedang dalam kesempitan, ya Rasulullah. Tak ada sesuatupun yang aku punyai," jelas tamu itu ketika ia dipersilahkan masuk kedalam rumah oleh Rasulullah. Begitu tamu itu duduk, Rasulullah langsung beranjak kebelakang menemui istrinya. Kepada istrinya dikatakannya bahwa ada tamu yang dalam kesusahan datang, "Kita sendiri tidak mempunyai apa - apa yang bisa kita berikan, yang ada hanya air putih saja."

Mendengar penjelasan istrinya itu, Rasulullah sedikit kecewa karena ia tak berkesempatan menjamu tamunya yang sedang dalam kesulitan. Rasulullah balik keruang tamu menemui para sahabatnya. "Siapa diantara kalian yang bersedia menjamu tamu malam ini ? Ia akan beroleh rahmat Allah S.W.T." "Saya, ya Rasulullah. Biarlah tamu itu menginap dirumahku saja." Salah satu diantara para sahabat Nabi itu menawarkan diri, yaitu orang Anshar.

Orang Anshar itu pulanglah. Sesampai dirumah ia menemui istrinya dan bertanya kepadanya tentang apa yang mereka miliki hari itu. "Ya, istriku. Tadi aku menyanggupi tawaran Rasulullah untuk menjamu tamunya yang sedang dalam kesulitan malam ini. Adakah makanan yang dapat kita jamukan untuk tamu kita itu ?"
"Sesungguhnya yang kita miliki cuma nasi untuk anak kita saja. Kalau ini kita sajikan, maka anak kita tidak dapat makanan malam ini."
"Kalau begitu bujuklah anak kita untuk segera tidur agar ia tidak merasa kelaparan."
"Tapi bagaimana ya, Nasi itu tinggal sedikit saja, tidak cukup untuk berdua."
"Begini saja, waktu tamu itu sudah datang, dan pada saat saya persilahkan makan, kamu pura - pura tidak sengaja mengibaskan lilin itu sehingga padam. Nanti, tamu itu kita persilahkan makan pada waktu gelap. Saya akan menemaninya sambil berpura - pura makan juga. Bila selesai ia makan, maka usahakan lilin sudah bisa dinyalakan."
"Baiklah ya suamiku, aku akan melakukan hal yang seperti itu."

Pada waktu tamu itu datang, maka dilaksanakanlah sandiwara tersebut. Esok harinya ketika orang Anshar dan istrinya bertemu Nabi, sebelum sempat berkata apa - apa. Nabi langsung tersenyum sambil berkata kepda mereka, "Aku benar-benar kagum dan hormat terhadap usaha kalian berdua kepada tamumu semalam itu."



SI TOLOL SIBIJAK DAN KENDI

Seorang tolol merupakan panggilan bagi orang biasa, yang
senantiasa salah menafsirkan apa yang terjadi atasnya, apa
yang dikerjakannya, atau apa yang dilakukan orang lain. Ia
melakukan semuanya itu begitu meyakinkan sehingga bagi
dirinya dan orang-orang semacamnya segi kehidupan dan
pemikiran yang luas tampak masuk akal dan benar.


Seorang tolol semacam itu pada suatu hari disuruh membawa
kendi menemui seorang bijaksana untuk meminta anggur. Di
tengah jalan, karena kecerobohannya Si Tolol itu
membenturkan kendinya ke batu, dan pecah.

Ketika ia sampai dirumah orang bijaksana itu, ia memberikan
pegangan kendinya, katanya, "Tuan Anu menyuruh saya

memberikan kendi ini kepada Tuan, tetapi di tengah jalan ia
dicuri batu."

Karena terhibur dan ingin mendengar seluruh ceritanya, orang
bijaksana itu bertanya.

"Karena kendi itu telah di curi, kenapa kau berikan kepadaku

pegangannya?"

"Saya tidak setolol yang disangka orang," kata Si Tolol itu,
"oleh karena saya membawa pegangan kendi ini untuk
membuktikan kebenaran ceritaku."

Catatan


Suatu pokok pembicaraan yang banyak beredar di kalangan guru
darwis adalah bahwa kemanusiaan umumnya tidak bisa
membedakan suatu kecenderungan tersembunyi di balik
peristiwa-peristiwa, yang mestinya memungkinkannya
memanfaatkannya sepenuh-penuhnya. Mereka yang mampu melihat
kecenderungan itu disebut Sang Bijaksana, sementara orang

kebanyakan disebut "tidur," atau di panggil Si Tolol.

Kisah ini, yang dalam Bahasa Inggris dikutip oleh Kolonel
Wilberforce Clarke (Diwan-i-Hafiz) merupakan salah satu
contoh khas. Dengan menyerap ajaran itu lewat tokoh dan
kisah yang dilebih-lebihkan, orang-orang tertentu mampu
benar-benar "memekakan" diri untuk menangkap kecenderungan

tersembunyi itu.

Kutipan ini berasal dari kumpulan kisah Sufi yang dikerjakan
oleh Pir-i-do-Sara, "Yang mengenakan Jubah Bertambal" yang
meninggal tahun 1790 dan dimakamkan di Mazar-i-Sharif,
Turkestan.

Demikian, mudah-mudahan bermanfaat.
Wassalam.

Friday, 10 April 2009

11 KIAT SUKSES MENGHADAPI UJIAN NASIONAL 2009


Oleh Sunardi,S.Pd.
Artikel singkat ini saya buat untuk siswa-siswaku tersayang di SMPN1 Sungai Lilin maupun SMA YP Sungai Lilin dan siswa istriku di SMAN 1 Sungai Lilin

Ujian nasional sudah dekat !!!!!!!!! Siswa mulai merasa gelisah, bingung dan cemas. Apalagi untuk tahun 2009 syarat Kelulusan nilai mata pelajaran yang diUN kan menjadi bertambah. Terutama untuk ujian nasional tingkat SMP dan SMA. Semua itu tentu membutuhkan persiapan yang serius bagi semua kalangan , baik siswa, guru, sekolah masyarakat maupun pemerintan. Bagi siswa kelas IX SMP dan XII SMA ini ada kiat-kiat khusus untuk menghadapi ujian nasional, antara lain :

1. Tenangkan dan tetapkan hati anda, bahwa ujian nasional adalah sesuatu yang harus kita lalui sebagai seorang pelajar

2. Ciptakan hubungan sosial yang harmonis selama disekolah, dirumah ataupun di masyrakat dengan teman sepermainan

3. Carilah teman diskusi untuk membahas materi pelajaran setiap saat.

4. Ulangi membaca pelajaran mulai dari kelas bawah setiap malam atau setiap kesempatan setiap hari

5. Buatlah catatan kecil setiap kali anda belajar semacam buku saku agar dapat di bawa kemana-mana untuk dibaca

6. Mohon doa dan restu dari orang tua setiap kegiatan

7. Sering latihan soal-soal terutama untuk pelajaran eksakta

8. Berdoa dan memohon ridho kepada Allah Swt, untuk keberhasilan anda.

9. Jaga kesehatan secara fisik maupun psikis

10. Pastikan segala kelengkapan ujian di bawa pada saat ujian

11. Saat ujian berlangsung, isi biodata pada LJK secara benar, konsentrasi dalam mengerjakan soal, kerjakan soal yang lebih mudah terlebih dahulu, cek kembali sebelum keluar dari ruangan ujian

"Selamat Berusaha, Semoga Bermanfaat dan Sukses Selalu"

Ingatlah Slogan :
Kunci Lulus adalah Belajar
Kunci Berhasil adalah Usaha

Tuesday, 7 April 2009

MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN YANG EFEKTIF


SELAMAT DATANG DI BLOG SUNARDI!!. KRITIK, SARAN, DAN APRESIASI SANGAT KAMI HARAPKAN DEMI PERBAIKAN.

BY SUNARDI

PENDAHULUAN

Sebagai seorang pendidik guru memiliki tanggung jawab yang sangat besar. Menurut Undang Undang RI Nomor 20 Tahuin 2003 tentang Sisdiknas pasal 39 ayat (2) dikatakan bahwa, Guru / dosen sebagai pendidik merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melaksanakan pembimbingan dan pelatihan, serta melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat. Sedangan pada pasal 40 ayat (2) dikatakan bahwa : Pendidik dan Tenaga kependidikan berkewajiban : Menciptakan suasana pendidikan yang bermakna, menyenangkan, kreatif, dinamis, dan dialogis, Mempunyai komitmen secara profesional untuk meningkatkan mutu pendidikan, Memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga, profesi, dan kedudukan sesuai dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya. Menurut Oemar Hamalik bahwa guru berperan sebagai Fasilitator Belajar. Undang-Undang No 14 tahun 2005, pasal 4 mengisyaratkan bahwa Kedudukan guru sebagai tenaga profesional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) berfungsi untuk meningkatkan martabat dan peran guru sebagai agen pembelajaran yang berfungsi untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional. Pasal 6 menyebutkan bahwa Kedudukan guru dan dosen sebagai tenaga profesional bertujuan untuk melaksanakan sistem pendidikan nasional dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yaitu berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.
Untuk melaksanakan peran dan tanggung jawab guru tersebut, maka guru harus berupaya mencari cara untuk melaksanakan pembelajaran yang bermutu, efektif, dan bermakna bagi siswa sehingga pendidikan yang bermutu akan terwujud.. Untuk itu sangat perlu bagi guru bersretifikat mengkaji bagaimana menjadi guru yang profesional yang mampu menciptakan pembelajaran yang efektif dan menyenangkan. Untuk itu, penulis mencoba mengangkat tema Menciptakan Pembelajaran yang Efektif sebagai bahan diskusi dan penulis upload di blog penulis ini . Adapun yang menjadi permasalahan pada makalah ini adalah : Bagaimana menciptakan Pembelajaran yang Efektif. Penulisan makalah ini bertujuan agar guru mampu memahami tugas dan peranannya sehingga mampu menciptakan pembelajaran yang efektif dan menyenangkan. Adapun manfaat penulisan makalah ini adalah meningkatkan wawasan guru tentang kompetensi apa yang harus miliki sehingga mampu menciptakan pembelajaran yang efektif dan menyenangkan.

PEMBAHASAN

Belajar pada hakikatnya adalah suatu proses perubahan tingkah laku yang bersifat positif dan permanen. Sedangkan pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar dapat terjadi proses pemerolehan ilmu dan pengetahuan, penguasaan kemahiran dan tabiat, serta pembentukan sikap dan kepercayaan pada peserta didik. Dengan kata lain, pembelajaran adalah proses untuk membantu peserta didik agar dapat belajar dengan baik. Proses pembelajaran dialami sepanjang hayat seorang manusia serta dapat berlaku di manapun dan kapanpun. Guru sebagai manajer dalam pembelajaran harus mampu mengelola pembelajaran agar lebih efektif.

Kompetensi yang harus dimiliki oleh Guru

Guru merupakan jabatan profesional yang menuntut adanya kompetensi-kompetensi tertentu yang harus dimiliki. Menurut Permendiknas Nomor 16 tahun 2007 tanggal 4 mei 2007 bahwa Kompetensi Guru Mata Pelajaran adalah sbb :
Kompetensi Pedagogiek, meliputi Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual, Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik, Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata, Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik, Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran, Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai, Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik, Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar, Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran, Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran,
Kompetensi Kepribadian, meliputi : Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia, Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat, Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa, Menunjukkan etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru, dan rasa percaya diri, Menjunjung tinggi kode etik profesi guru
Kompetensi Sosial, meliputi : Bersikap inklusif, bertindak $objektif, serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga, dan status sosial ekonomi, Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat, Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman social budaya, Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain.
Kompetensi Profesional, Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola piker keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu, Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu, Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif, Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif, Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri

Kiat Menciptakan Pembelajaran yang Efektif

Mengajar merupakan perpaduan ilmu dan seni. Guru yang cakap mengajar dapat merasakan bahwa mengajar di mana saja adalah suatu hal yang menggembirakan, yang membuatnya melupakan kelelahan. Selain itu guru juga dapat mempengaruhi muridnya melalui kepribadiannya. Guru yang ingin murid-muridnya mengalami kemajuan, perlu mengadakan pengamatan dan penelitian terhadap teori dan praktek dalam melaksanakan pembelajaran sehingga ia dapat terus-menerus meningkatkan cara mengajar. Berikut ini merupakan tips untuk menciptakan pembelajaran yang efektif :
A.Menguasai Materi Pembelajaran, Hukum yang pertama dalam teori “Tujuh Hukum Mengajar” dari John Milton Gregory berbunyi: “Guru harus mengetahui apa yang diajarkan.” Jika guru sendiri mengetahui dengan jelas inti pelajaran yang akan disampaikan, ia dapat meyakinkan murid dengan wibawanya, sehingga murid percaya apa yang dikatakan guru, bahkan merasa tertarik terhadap pelajaran.
B.Mengetahui dengan Jelas Sasaran Pembelajaran (Indikator dan Tujuan Pembelajaran, Pembelajaran yang jelas sasarannya membuat murid melihat dengan jelas inti dari pokok pelajaran itu. Mereka dapat menangkap seluruh liputan pelajaran, bahkan mengalami kemajuan dalam proses belajar.
C.Melaksanakan Pembelajaran yang Sistematis, Pembelajaran yang dilaksanakan secara tidak sistematis bagaikan sebuah lukisan yang semrawut, tidak memberikan kesan yang jelas bagi orang lain. Tidak adanya inti, tidak tersusun, tidak sistematis, akan sulit dipahami dan sulit diingat. Oleh sebab itu inti kegiatan pembelajaran harus disusun dengan teratur dan sistematis.
D.Banyak Gunakan Contoh Kehidupan, Pada saat melaksanakan pembelajaran , seringlah menggunakan contoh,cerita atau perumpamaan kehidupan sehari-hari atau yang pernah dialami siswa karena contoh kehidupan adalah jembatan antara kebenaran ilmu dan dunia nyata. Cerita tidak hanya diutarakan dengan kata-kata, namun juga boleh dicoba dengan menambahkan gerakan-gerakan, yang memperdalam kesan murid. Bentuk yang paling lazim adalah menggunakan perumpamaan untuk menjelaskan kebenaran.
E.Menggunakan Panca Indera Murid, Penggunaan bahan pengajaran yang berbentuk audio visual berarti menggunakan panca indera murid. Bahan pengajaran audio visual bukan saja cocok untuk Sekolah Minggu anak-anak, juga untuk Sekolah Minggu pelbagai usia. Ensiklopedia adalah buku yang sering dipakai oleh para ilmuwan, namun di dalamnya terdapat banyak penjelasan yang menggunakan gambar-gambar. Itu berarti bahwa para ilmuwan pun perlu bantuan gambar untuk mengadakan penelitian. Dari suatu penelitian didapat bahwa seseorang belajar :
10% dari apa yang dia baca, 20% dari apa yang dia dengar, 30% dari apa yang dia lihat, 50% dari apa yang dia lihat dan dengar, 70% dari apa yang dia katakana, 90% dari apa yang dia lakukan ( Vernon A. Magnesen, dikutip dalam Quantum Teaching).
F.Melibatkan Murid dalam Pembelajaran, Melibatkan murid dalam pelajaran dapat menambah ingatan mereka, juga motivasi dan kegemaran mereka. Cara itu dapat menghilangkan kesalahpahaman yang mungkin terjadi ditengah pertukaran pikiran antara guru dan murid, selain mengurangi tingkah laku yang mengacau. Misalnya: biarkan murid menggunakan kata-katanya sendiri untuk menjelaskan argumentasi atau pendapatnya; biarlah murid menggali dan menemukan hubungan antar konsep yang berbeda, biarlah murid bergerak sebentar. Jika murid sibuk melibatkan diri dengan pelajaran, maka tidak ada peluang lagi untuk mengacau atau membuat ulah. Sesuai dengan teori belajar kontuktivisme (Jean Piaget dan Vigotsky) dan Teori pembelajaran Demokratis bukan pembelajaran yang membelenggu,integrative bukan dominative (Nasution). Mempelajari sesuatu itu memerlukan proses yang panjang dan berliku. Kita tidak dapat menguasai suatu ilmu dengan hanya dalam waktu yang singkat namun memerlukan proses yang dinamakan membaca, mendengar, mengamati, memahami, mempraktekkan sehingga mencapai tingkat menciptakan atau mengembangkan. sistem pendidikan kita sekarang bukan lagi sistem belajar mengajar (guru mengajar dan murid belajar), tetapi lebih dari sekedar itu. Murid bukan hanya memperoleh dari guru, mereka harus menggali sendiri, sedangkan guru hanya sebagai fasilitator. Inilah strategi belajar mengajar (pembelajaran) masa kini.
G.Menguasai Kejiwaan Murid, Guru yang ingin memberikan pelajaran yang sesuai dengan kebutuhan murid, tentu harus memahami perkembangan jiwa murid pada setiap usia. Ia juga harus mengetahui dengan jelas kebutuhan dan masalah pribadi mereka. Pengertian antara guru dan murid adalah syarat utama untuk komunikasi timbal balik. Komunikasi yang baik dapat membuat penyaluran pengetahuan menjadi lebih efektif. EENET Asia menurunkan sebuah laporan tentang guru ideal dalam pandangan anak-anak di China dan Pakistan, tetapi agaknya berlaku pula universal. Simaklah beberapa komentar anak-anak di China.
Ibu guru Gao seperti ibu bagiku. Dia mendengar semua masalah dan keluh kesah kami serta membantu kami menyelesaikan masalah.
Guru Shan selalu melucu dan menulis dalam kelas kami dan membuat kami sangat tertarik dalam pelajaran itu. Tanpa saya sadari, saya jadi sangat suka menulis dan secara bertahap, saya mempelajari beberapa trik untuk menulis dengan baik.
Dia memperlakukan tiap siswa dengan setara. Dalam kebaikan hatinya, dia tidak pernah memihak. Sebagai murid, ini adalah hal yang paling berharga tentang guru… Dalam kelas guru Chen, kami merasa santai dan hidup (bersemangat). Dia selalu “tanpa sengaja” mengajukan pertanyaan atau membuat kesalahan agar kami dapat membetulkannya. Jika kami mengatakan sesuatu yang salah, tidak menyalahkan kami. Dia bahkan akan berkata sambil tersenyum: “Kesalahan Bagus! Kesalahan membantu kami menemukan masalah-masalah”. Tidak seberapa lama kemudian, bahkan siswa yang paling pemalu mau mengangkat tangan dan menjawab pertanyaannya.
Anak-anak di Pakistan berpendapat tentang guru yang baik:
Guru kami tahu nama tiap anak.
Dia menjelaskan pelajaran di papan tulis. Jika seseorang tidak paham, dia akan mendudukan anak itu disebelahnya dan menjelaskan lagi pelajaran itu.
Dia menghormati anak-anak, dia selalu memanggil mereka ‘aap’. (aap adalah bentuk sopan ‘kamu’ di Pakistan)
Guru kami selalu memperhatikan tiap anak ketika mengajar.
Ungkapan di atas agaknya mengena dan menggambarkan secara jelas bagaimana seharusnya seorang guru ideal. Guru yang baik pada dasarnya adalah manusia yang baik. Mereka memiliki kepribadian penyayang, baik, hangat, sabar, tegas, luwes alam perilaku, bekerja keras, serta berkomitmen pada pekerjaan mereka. Pusat perhatian mereka bukanlah pada buku teks atau kurikulum, tetapi pada anak! Mereka sangat menyadari beragamnya cara anak-anak belajar, perbedaan antar anak-anak dan pentingnya metode beragam untuk mendorong siswa mampu belajar. Anak-anak yang belajar dengan guru semacam itu tidak perlu lagi mengeluarkan uang tambahan untuk mengikuti les sepulang sekolah.
H.Gunakanlah Cara Mengajar yang fleksibel, hidup, dan selingi dengan humor, Menurut Richard Leblanc, York University, Ontario Mengajar yang baik tidak selalu terkait dengan memiliki agenda yang tetap dan kaku, tetapi pengajaran yang baik harus selalu fleksibel, kerap bereksperimen, dan di selingi dengan humor. Sekalipun memiliki cara mengajar yang paling baik, namun jika terus digunakan dengan tidak pernah diubah, maka cara itu akan hilang kegunaannya dan membuat murid merasa jemu. Cara yang terbaik adalah menggunakan cara mengajar yang bervariasi dan fleksibel, untuk menambah kesegaran.
I.Menjadikan Diri Sendiri Sebagai Teladan, Masalah umum para guru adalah dapat berbicara, namun tidak dapat melaksanakan. Pengajarannya ketat sekali, namun kehidupannya sendiri banyak cacat cela. Cara mengajar yang efektif adalah guru sendiri menjadikan diri sebagai teladan hidup untuk menyampaikan kebenaran, dan itu merupakan cara yang paling berpengaruh. Kewibawaan seseorang terletak pada keselarasan antara teori dan praktek. Jikalau guru dapat menerapkan kebenaran yang diajarkan pada kehidupan pribadinya, maka ia pun memiliki wibawa untuk mengajar.
J.Berpandangan bahwa setiap siswa memiliki kecerdasan tertentu sehingga membuat pembelajaran bervariasi, Sesuai dengan teori Multiple Intelegence (Kecerdasan Berganda) yang dikemukakan oleh Gardner bahwa ada beragam kecerdasan setiap individu seseorang. Bobbi Deporter dan Mike Hernachi menyarankan agar memasukkan musik dan estetika dalam pengalaman belajar siswa. karena musik berhubungan dan mempengaruhi kondisi fisiologis siswa yang diiringi musik membuat pikiran selalu siap dan mampu berkonsentrasi dalam situasi otak kiri sedang bekerja, masuk akan membangkitkan reaksi otak kanan yang intuitif dan kreatif sehingga masukannya dapat dipadukan dengan keseluruhan proses.
K.Bersifat adil terhadap murid-muridnya, tidak pilih kasih, ia mengutamakan yang benar,dan terkadang berilah reward kepada siswa. Dengan bersifat adil terhadap siswa, maka akan timbul sikap positif siswa sehingga siswa tmembuat aktif siswa. Seperti makna firman Allah S.W.T dalam surah al Maidah ayat ke 8, “Janganlah kamu terpengaruh oleh keadaan suatu kaum sehinga kamu tidak adil. Berbuat adillah, sebab itulah yang lebih dekat kepada taqwa. Bertaqwalah kepada Allah, sebab Allah Maha Mengetahui apa yang kamu buat”. Pemberian reward juga berpengaruh terhadap kejiwaan anak. Menurut teori Law of Effect (Torndike) bahwa untuk memotivasi siswa dapat dilakukan dengan pemberian hadiah/ganjaran/reward.

PENUTUP

Kesimpulan
Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa dalam menjalankan tugas sebagai guru kita dituntut untuk menciptakan pembelajaran yang efektif dan menyenangkan siswa sehingga dapat membuat siswa belajar.
Saran
Sebagai guru yang lebih utama adalah memiliki komitmen untuk meningkatkan kompetensi kita sehingga mampu menciptakan pembelajaran yang efektif dan menyenangkan siswa




DAFTAR PUSTAKA
Bobbi Deporter dan Mieke Hernachi, Quantum Learning Membiasakan Belajar Nyaman
dan Menyenangkan,Bandung:Kaifa, 2002
Bobbi Deporter dan Mieke Hernachi, Quantum Teaching, Bandung :Kaifa, 2002
Hamalik, Oemar. 2002. Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem, Jakarta : Bumi Aksara
Pophan James dan Eva L. Baker. 2000. Teknik Mengajar Secara Sistematis. Jakarta : Rineka Cipta.
S. Nasution, Sosiologi Pendidikan, (Jakarta: Bumi Aksara, 1999),
Suparno, Filsafat Konstruktivisme Dalam Pendidikan, Kanisius, Yogyakarta, 1997
Sri Esti W D. 2002. Psikologi Pendidikan. Malang : Grasindo
Undang Undang . 2003. Undang Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas. Jakarta
Undang Undang. 2005. Undang Undang RI Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Jakarta : Sinar Grafika
http://udhiexz.wordpress.com/
http://id.wikipedia.org
http://id.wikipedia.org
http://carabelajarefektif.blogspot.com
http://enon.wordpress.com/

Wednesday, 1 April 2009

Makalah Seminar pada acara International Conference on Science Education


PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN CD/FILE
HARUN YAHYA SERIES DALAM PEMBELAJARAN IPA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA DAN IMTAQ SISWA TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA
DI KELAS IX SMP NEGERI 1 SUNGAILILIN *)
Sunardi **)


ABSTRAK
Peningkatan Keimanan dan Ketaqwaan (IMTAQ) siswa bukan hanya tanggung jawab guru Pendidikan Agama Islam (PAI) saja, namun guru mata pelajaran lain juga harus bertanggungjawab terhadap peningkatan IMTAQ siswa selain meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran yang diajarkan.Namun sebagian besar guru non PAI hanya konsentrasi pada mata pelajarannya saja. Untuk itu penulis mencoba mengangkat tema dalam penelitian ini dengan masalah “Apakah dengan Memanfaatkan CD/FILE Harun Yahya dapat meningkatkan hasil belajar IPA dan IMTAQ siswa terhadap Tuhan Yang Maha Esa di kelas IX SMPN 1 Sungai Lilin. Tujuan dari peneliian ini adalah untuk mengetahui apakah ada peningkatan hasil belajar dan imtaq siswa dengan memanfaatkan CD/File Harun Yahya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, data hasil penelitian diperoleh dari hasil tes dan angket yang diberikan kepada siswa. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat peningkatan hasil belajar IPA siswa yang cukup signifikan setelah CD/File Harun Yahya dimanfaatkan dalam pembelajaran IPA yakni sebesar 37,5 %. Yang lebih menarik lagi diperoleh bahwa disamping peningkatan hasil belajar, ternyata pemenfaatan CD/File Harun Yahya juga dapat meningkatkan motivasi belajar serta IMTAQ siswa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Dengan memanfaatkan CD/File Harun Yahya diperoleh 89 % siswa merasa termotivasi belajar serta ada peningkatan IMTAQ siswa karena pembelajaran lebih menarik dengan muatan-muatan yang ditampilkan CD/File Harun Yahya yang Ilmiah dan Islami. Dari data sebelum menggunakan CD/File Harun Yahya hanya sekitar 62% siswa merasa termotivasi belajar dan ada pemingkatan IMTAQ dalam pembelajaran IPA.Dari hasil penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa penggunaan CD/File Harun Yahya dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar IPA serta IMTAQ siswa.



THE USE OF TEACHING MEDIA SERIES OF HARUN YAHYA'S CD/FILE
IN LEARNING NATURAL SCIENCE AS AN EFFORT TO INCREASE
STUDENT'S ACHIEVEMENT OF IPA AND IMTAQ TO THE ALMIGHTY GOD
AT THE CLASS IX SMP NEGERI 1 SUNGAI LILIN *)

Sunardi **)




ABSTRACTION
Improvement of Belief in God and Ketaqwaan ( IMTAQ) student is not merely teacher responsibility Pendidikan Agama Islam ( PAI) just, but other subject teacher also must having responsibility to improvement of IMTAQ student besides increasing result of student learning at subject which teach. But most of teacher non PAI only concentration of at its(the subject is only. For the purpose writer tries lifts theme in this research with problem “ Can the use of Harun Yahya of CD/File increase result of learning IPA and IMTAQ student to The one supreme God in class IX SMPN 1 Sungai Lilin. Intention of this research is to know are there improvement result of learning and student imtaq by exploiting CD/File of Harun Yahya. This research is descriptive research, data result of research obtained from result of test and enquette given to student. Result of research it is obtained that there is improvement result of learning IPA student that is enough significant after CD/File Harun Yahya exploited in study of IPA namely 37,5 %. Which more interesting again is obtained that side [by] improvement result of learning, the use of CD/File Harun Yahya also can increase motivation of learning and IMTAQ student to The one supreme God. By exploiting CD/File Harun Yahya is obtained [by] 89 % student to feel motivating learning and there are improvement of IMTAQ student because study is more draws with charges presented by CD/File Harun Yahya which Ilmiah and Islami. From data before using CD/File Harun Yahya only around 62% student feels motivating learning and there are improvement of IMTAQ in learning of IPA. From result of this research writer concludes that usage of CD/File Harun Yahya in study of IPA can increase result of learning IPA and IMTAQ student.





*) Makalah disampaikan pada Seminar Nasional Pendidikan IPA pada tanggal 29 Nop s.d. 3 Des 2007di Bandung dalam acara International Conference on Science Education yang diadakan oleh PPPPTK IPA Ditjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Pendidikan Depdiknas.

**) Guru SMP Negeri 1 Sungai Lilin MUBA Sumatera Selatan

Perlombaan Inovasi Pembelajaran (Inobel) Guru Tingkat Nasional oleh Dirjen GTK Kemdikbud

Salah satu perlombaan guru tingkat nasional yang paling bergengsi bagi guru se Indonesia adalah Lomba Inobel. Perlombaan ini merupa...