KISI – KISI ULANGAN SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2011-2012

PILIHAN GANDA

1. Mengukur benda dengan bentuk tak teratur dengan menggunakan gelas ukur

2. Mengaplikasikan persamaan hukum Pascal

3. Menentukan usaha pada benda yang bekerja gaya F dan mengalami perpindahan s

4. Keuntungan Mekanik pada pesawat sederhana

5. Mengkonversikan suhu dengan termometer Celcius ke Reamur

6. Menerapkan persamaan Kalor

7. Menentuka n periode getaran

8. Menentukan jenis muatan listrik melalui interaksi benda bermuatan listrik

9. Menentukan sifat bayangan yang dibentuk oleh cermin cekung

10. Mengeidentifikasi penyusun atom

11. Menentukan jenis muatan listrik dari benda yang digosok melalui Interaksi dua buah muatan listrik

12. Menentukan besarnya gaya listrik dengan persamaan hukum Coulomb

13. Menerapkan persamaan hukum Ohm

14. Menghitung besarnya kuat arus listrik pada rangkaian hambatan listrik

15. Menentukan besarnya energi listrik

ESSAY

1. Menentukan hambatan pengganti dan besarnya kuat arus listrik pada Rangkaian Hambatan Listrik

HASIL PILKADA MUBA DI SUNGAI LILIN



Suasana Pilkada MUBA di TPS 25 Sungai Lilin








Tadi, mulai pukul 07.00 WIB di Musi Banyuasin Sumatera Selatan dislenggarakan Pemilukada periode 2012 - 2017. Dalam pesta demokrasi rakyat MUBA kali ini diikuti 3 pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati :





1. pasangan H. Dodi Reza Alex - Islan Hanura





2. pasangan H. Sulgani Pakuali - H. Imam Sujari





3. pasangan H.Pahri Azhari - Beni Hernedi





Dari ke enam calon buapti/wakil bupati ini, menurut informasi hanya Bapak Dodi yang tidak memiliki hak pilih dikarenakan tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).





Untuk di TPS 25 kelurahan SUngai Lilin yang berlokasi di SMP Negeri 1 SUngai Lilin, pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara berjalan lancar dengan jumlah pemilih yang menggunakan hak suaranya sebanyak 246 suara dengan hasil sebagai berikut :





1. Dodi - Islan : 59 Suara





2. Sulgani - Sujari : 6 Suara





3. Pahri - Beni : 177 Suara





dan 4 suara yang dinyatakan tidak syah.





Sedangkan di kecamatan SUngai Lilin :





1. Dosi Islan :10.517;





2.SUlgani-Pakuali : 843 ;





3. Pahri Beni : 15.567.





(Sumber : PPK Kec Sungai Lilin)










Petugas KPPS TPS 25 kel Sungai Lilin





1. Hadi Rukhan,S.Sos.





2. Sunardi,S.Pd.





3. Suhaidi,S.Pd.





4. Firdaus Akbar,S.Pd.





5. Sarno efendi





6. Mud. Dharminto,S.Pd.





7. Sarsito,S.Pd.M.Pd.





8. M. Sabarudin





9. Faisol

Kursus Mahir Lanjutan Gerakan Pramuka Kwarcab Muba di SMPN 1 Sungai Lilin

Gerakan Pramuka merupakan sebuah wadah yang dapat membina anggotanya menjadi manusia yang berguna di masyarakat. Banyak konsep dan prinsip hidup yang baik yang ditanamkan di gerakan yang mempunyai slogan Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan ini. Gerakan Pramuka Kwarcab Muba pada tahun 2011 in menyelenggarakan Kursus Mahir Lanjutan (KML) dan Kwarran Sungai Lilin sebagai pelaksananya. Adapun pelaksanaannya di SMP Negeri 1 Sungai Lilin. Pada kegiatan ini terdiri dari berbagai utusan Kwarran di lingkungan Kwarcab Muba dan 1 peserta berasal dari Kwarcab Lahat. Kegiatan ini merupakan kelanjutan bagi pembina pramuka yang telah mengikuti Kursus Mahir Dasar (KMD). Peserta berjumlah 50 orang dengan anggaran dari dana Hibah Pemkab Musi Banyuasin. Setelah KML peserta diharapkan mampu menerapkan Ilmunya kepada adik adik yang dibinanya di Gudep masing masing. Acara ini dibuka langsung oleh Bupati MUBA H.PAHRI AZHARI. Dalam sambutannya di halaman SMPN 1 SUngai LIlin, beliau berkata bahwa Pramuka salah satu gerakan yang diharapkan mampu mendukung program pembangunan Musi Banyuasin menuju visi SMART 2012 (Sejahtera Mandiri Adil Religius dan Terdepan). Setelah pelaksanaan Bupati H Pahri Azhari menyambangi para peserta upacara terutama siswa SMPN 1 SUngai Lilin. Semoga Pramuka tetap menjadi gerakan yang menumbuhkan jiwa kemandirian bagi anggotanya. Salam Pramuka.

Posted : by Nardi.


FOTO BUPATI BERSAMA SISWA


"KEKERINGAN MINYAK DI SUMUR MINYAK", SIAPA YANG SALAH ????

Indonesia merupakan salah satu negara OPEC, yakni merupakan negara yang termasuk salah satu pengekspor minyak. Artinya di Negeri ini merupakan negara yang boleh dikatakan berlebih pada salah satu barang tambang tersebut. Namun, akhir-akhir ini karena kurangnya ketegasan pemerintah terhadap kebijakan subsidi BBM membuat Kondisi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Uap (SPBU) seluruh Indonesia mengalami antre yang cukup panjang. Kondisi ini berdasarkan wawancara terhadap seorang karyawan di SPBU Sungai Lilin Muba Sumsel dikarenakan stok/jatah yang diberikan PT Pertamina dibatasi sehingga terjadi kekurangan di setiap SPBU. Ini terbukti terdapat tulis BENSIN HABIS hampir di SPBU di sepanjang jalan Lintas Timur. Saya punya pengalaman unik saat antre di sebuah SPBU. Ketika sekitar 1,5 jam antree, saat giliran mobil kita yang mau diisi saat itu habis. Betapa kecewa kita saya, mungkin hampir semua orang kecewa jika ini terjadi padanya. Kisah kedua di saat antree juga, begitu terkejutnya ketika mobil sedan depan saya mengisi Bensin hingga Rp 600.000,- baru full tank. Setelah saya amati, ternyata ada modifikasi tangki mobil dengan cara menyambung tangki mobilnya dengan tangki truk. Dari wawancara saya dengan seseorang peserta antrian ternyata ini akibat dari pelarangan membeli bensin di SPBU menggunakan jerigen, sehingga para pengecer bensin tidak hilang akal untuk mendapatkan bensin.Yang lebih ironis, ternyata antrian panjang tersebut disebabkan karena mobil yang baru antre, antre kembali untuk mendapatkan BBM tersebut. Dari kisah nyata ini, siapa yang salah ? Negara yang notabene penghasil minyak, sulit untuk mendapatkan minyak. Paling tidak ada beberapa solusi untuk mengatasi kondisi ini :
  1. Adanya pengawasan yang ketat baik dari pertamina, pihak keamanan dan pemilik SPBU sehingga tidak terjadi 1 kendaraan 2,3,4, bahkan 5 kali antre di SPBU. SPBU bisa mencatat noor polisi kendaraan tersebut.
  2. Diadakan razia terhadap kendaraan yang dimodifikasi untuk kepentingan pribadi.
  3. Penanaman kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan tindakan melanggar aturan/hukum .
  4. Ketegasan pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan tentang BBM. Mungkin bisa memberi subsidi atau bisa menaikkan harga BBM jika tidak bisa dielakkan. Sehingga Pertamina bisa menormalkan kembali pengiriman BBM ke SPBU.
Demikan mungkin sebagian solusi yang dapat dipertimbangkan oleh pemerintah dalam membuat kebijakan tentang BBM. Semoga bermanfaat.

Didi Kempot Konser di Sungai Lilin MUBA Sumsel








Penyanyi campur sari ngetop "Didi Kempot" hari ini Minggu 12 Desember 2010 show di hadapan ribuan warga Sungai Lilin MUBA Sumsel tepatnya di Desa Mulyo Rejo (Sp.B4). Dengan sponsor Fareza Interprise, kehadiran Didi Kempot di sambut baik oleh warga Sungai Lilin yang di dominasi suku Jawa. Didi Kempot mengatakan bahwa kedatangannya di Sungai Lilin merupakan kali pertama. Mas Didi menambahkan bahwa warga di sini sudah makmur terbukti rumah-rumah masyarakat disini bagus-bagus katanya. Pada acara ini turut hadir anggota DPD RI Hj. Percha Leanpuri Bush ( putri sulung H.Herman Deru bupati OKU Timur) yang merupakan anggota termuda DPD RI pada pemilu 2009 yang lalu. Percha mengatakan rasa bangga dan terimakasih kepada warga SUngai Lilin yang telah memilihnya menjadi wakil DPD SUmsel. Percha Leanpuri itu nama panjang aja yg arti nya PERCHA =percampuran, LEANPURI = Lematang Ogan Lampung Komering.


Selain Percha juga hadir H.Pahri Azhari (Bupati MUBA) dan juga anggota DPRD MUBA.


Acara ini berlangsung meriah dan dimeriahkan juga sanggar tari dari SMP Negeri 1 Sungai Lilin asuhan Ibu Twentif Yuliastuti.

SMPN 1 Sungai Lilin JUARA UMUM Panca Lomba Medco Energy 2010

Jaka Sartapa,S.Pd.MM (kepsek) menerima hadiah Juara Umum dari Perusahaan MIGAS Medco Energy


Pada hari Sabtu, 27 Nopember 2010 Perusahaan MIGAS di Sungai Lilin Medco Energy mengadakan Panca Lomba yakni :
1. Pemanfaatan Barang Bekas
2. Paduan Suara
3. Pentas Seni
4. Lomba Teknik Baris Berbaris putra putri dan
5. Karya Tulis Ilmiah


Pada kegiatan ini, diikuti oleh SMP 1 - 9 Sungai Lilin MUBA, MTS Arrisalah Sungai Lilin, SMP 1 Betung Banyuasin, SMP 3 Lais MUBA, dan SMP PGRI Betung Banyuasin.
Dari Lomba yang dilaksakan oleh Medco bekerjasama dengan SMPN 4 Sungai Lilin sebagai pelaksana kegiatan, ternyata SMPN 1 Sungai Lilin mendapat Juara Umum yakni :
1. Juara 1 Lomba Pemanfaatan Barang Bekas
2. Juara 1 Paduan Suara
3. Juara 1 Pentas Seni
4. Juara 1 LTBB Putra
5. Juara 1 LTBB Putri
6. Juara 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah
Dengan memperoleh Juara Umum tersebut, Bapak Jaka Sartapa,S.Pd.MM setelah dikonfirmasi tim Mading SMPN 1 Sungai Lilin merasabersyukur, bangga dan terima kasih atas perjuangan anak-anak dan Bapak/Ibu dewan guru yang membimbing masing-masing kegiatan tersebut. Selain mendapat tropi tetaptiap cabang dan tropi Juara Umum, SMPN 1 Sungai Lilin mendapat hadiah berupa DVD/CD/MP3/USB player Polytron, Kamera Digital, Tas, Kaos,dll dari Medeco energy. Selain itu 2 orang guru SMPN 1 Sungai Lilin dipercaya sebagai dewan juri bersama Guru SMP lainnya dan pihak Medco energy yaitu Ibu Twentif Yuliastuti sebagai juri Pentas Seni dan Bpk Sunardi sebagai Juri Pemanfaatan Barang Bekas (posting by nardi).

Permendiknas No 28 Tahun 2010 | Mutasi Kasek Kini Kewenangan Menteri

Kini ada aturan baru tentang mutasi kepala sekolah (kasek). Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) mengambil alih kewenangan daerah untuk memutasi kasek.Itu seiring diterbitkannya Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No. 28 Tahun 2010 tentang Penugasan Guru Menjadi Kepala Sekolah.
Mendiknas M. Nuh menjelaskan, peraturan tersebut berlaku untuk mutasi Kasek/madrasah pada jenjang TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK. Tidak terkecuali rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI). "Semua jenjang akan diatur oleh Permendiknas," ungkapnya.Menurut Nuh, pemindahan kewenangan itu salah satunya untuk menyiapkan pimpinan tertinggi lembaga pendidikan dengan baik. Dia menjelaskan, jika sebelumnya kepala daerah dapat memutasi Kasek dengan mudah, kini calon Kasek wajib mengikuti berbagai seleksi ketat. "Pemerintah daerah tidak bisa lagi semena-mena mengganti Kasek," ujarnya.Permendiknas yang ditetapkan pada 27 Oktober 2010 ini, kata Nuh, sengaja dikeluarkan untuk melindungi Kasek dari politik pemerintah yang seringkali merugikan mereka. "Kami mendengar banyak laporan tentang Kasek yang menjadi korban politik," ungkap mantan Menteri Komunikasi dan Informasi (menkominfo) itu. (sumber: jpnn.com)