Wednesday, 14 October 2009

Sriwijaya FC dipermalukan Persiba (0 - 4)



Persiba Balik Papan kembali meraih poin absolut di kandang, setelah melumat tamunya Sriwijaya FC 4-0 dalam laga lanjutan putaran pertama Superliga 2009/10, di Stadion Persiba, Balikpapan, Rabu (14/10).

Laga kedua ISL bagi laskar Wong Kito (Julukan Sriwijaya FC) merupakan pukulan telak bagi tim peraih double winner 2007 ini ( Liga dan Copa Indonesia, red). Persiba di laga tersebut sudah terlihat unggul ketika pertandingan baru berjalan delapan menit, setelah Ferry Ariawan sudah membawa timnya unggul 1-0.

Sepuluh menit, kemudian Johan Yoga Utama kembali memaksa kiper Sriwijaya FC Hendro Kartiko memungut bola dari gawangnya, sekaligus mengubah kedudukan menjadi 2-0 yang bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Sriwijaya FC berusaha bangkit. Tapi rapuhnya lini belakang yang ditinggal Charis Yulianto membuat gawang mereka kembali bobol.

Tragisnya, dua gol kembali mampu disarangkan pemain tuan rumah, melalui striker anyar Julio Lopez pada menit ke-82 dan Hendra Siswanto di masa injury time babak kedua.

Hasil ini membuat mentor SFC Rahmad Darmawan memutar otak untuk melakoni laga berikutnya, begitu juga pihak manajemen SFC, Hendri Zainudin yang sekarang juga sebagai anggota DPRD Banyuasin dari PKS mengoreksi diri untuk lebih apik lagi dalam memanaj tim Laskar Wong Kito (julukan SFC, red). hasil lain dari laga Rabu, 14 Okt 2009 adalah :
Persijap - Pelita Jaya (1 - 0)
Persema - Persija (1 - 3)
PSM - Persib ( 0 - 0)
Persela - Persitara (0 - 0)
Persiwa - Persipura (2 - 2)

Tuesday, 13 October 2009

KISI KISI MID SEMESTER IPA FISIKA KELAS IX


Assalamualaikum Wr.Wb.
Buat Anak anak kelas IX SMPN 1 SUngai Lilin diberitahukan bahwa berikut ini adalah kisi-kisi
Ulangan Tengah Semester Ganjil 2009/2010 :
  1. Memahami istilah-istilah dalam listrik statis
  2. Memahami tegangan jepit, gaya gerak listrik, elemen-elemen listrik
  3. Memahami gaya listrik (rumus hukum coulomb)
  4. Memahami interaksi benda bermuatan listrik yang didekatkan satu sama lain
  5. Memahami konsep kuat arus listrik dan mengaplikasikan rumus hukum ohm
Demikian mudah-mudahan bermanfaat.

Guru bidang studi,

ttd

Sunardi,S.Pd.

Saturday, 10 October 2009

Simposium Nasional Hasil Penelitian & Inovasi pendidikan 2009


Pada tanggal 4-6 Agustus 2009 telah diadakan kegiatan Simposium Nasional Hasil Penelitian dan Inovasi Pendidikan 2009 yang bertempat di hotel Millenium Jakarta. Simposium ini merupakan ketiga kalinya yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Kebijakan dan Inovasi Pendidikan (Puslitjaknov), Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) dengan tema “Peningkatan Mutu, Relevansi, dan Tata kelola Pendidikan Nasional berdasarkan Pemanfaatan Hasil-hasil Penelitian, Pengembangan, dan Gagasan Inovatif pendidikan”. Acara yang dibuka oleh mendiknas RI, Prof. Dr. Bambang Sudibyo ini, dihadiri oleh lebih dari 300 orang peserta dari seluruh Indonesia. Peserta tersebut terdiri dari guru dan dosen dari seluruh Indonesia yang makalahnya terpilih untuk disajikan dalam simposium tersebut.
Dalam sambutannya, Mendiknas, Bambang Sudibyo mengatakan “simposium nasional tahun 2009 nantinya diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi dalam pengambilan kebijakan dan inovasi terkait dengan pendidikan”.

“Salah satu inovasi yang sudah dilakukan Depdiknas yaitu tentang Biaya Opersional Sekolah (BOS) yang mana rintisan dari Pendidikan Wajib Belajar Sembilan Tahun tanpa memungut biaya sesuai dengan amanat undang-undang Sisdiknas”, ujar Mendiknas.
Simposium nasional kali ini membahas beberapa materi diantaranya, makalah kunci sebanyak 7 buah yang akan di sajikan langsung oleh pejabat eselon I Depdiknas meliputi: Kebijakan Peningkatan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan untuk Meningkatkan kualitas dan Kuantitas Pendidikan; Kebijakan Percepatan dan PemutakhiranTata Kelola dan Akuntabilitas Birokrasi Pendidikan; Kebijakan Peningkatan Mutu, Relevansi, dan Daya Saing Pendidikan Dasar dan Menengah dalam rangka Education for Sustainable Development ; Kebijakan Pengawasan dan Akuntabilitas Kinerja dalam rangka Peningkatan Mutu, Relevansi, dan Tata Kelola Pendidikan; Kebijakan Mutu Pendidikan Nonformal dan Informal dalam rangka Pencapaian Millenium Development Goals ; Kebijakan Peningkatan Mutu Penelitian Perguruan Tinggi menuju World Class University ; Kebijakan Pengendalian, Penjaminan, dan Peningkatan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pasca Sertifikasi.

Selanjutnya, makalah utama sebanyak 3 buah yang disajikan oleh para pakar dan pejabat, makalah undangan sebanyak 17 buah yang didisi oleh setiap pusat dilingkungan Depdiknas, dan 60 buah makalah peserta dari 236 makalah yang masuk ke panitia.
Pada acara forum ilmiah ini, Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin tampil memukau menjadi pembicara utama dengan makalah berjudul Implementasi Kebijakan Sekolah Gratis di propinsi Sumatera Selatan. Selain Bapak Gubernur, dari Sumatera Selatan terdapat 2 penyaji yang makalahnya terpilih untuk disajikan pada forum ilmiah tersebut dan 1 moderator/pembahas. Dua orang penyaji adalah Bapak Sunardi,S.Pd (Guru Fisika SMPN 1 Sungai Lilin)MUBA dan Ibu Ely Susantu,S.Pd.M.Pd. (Dosen pendidikan matematika FKIP UNSRI) serta Bapak Proff. Tatang Suhery,P.hd. (Dekan FKIP UNSRI) sebagai moderator sekaligus pambahas.

SISTEMATIKA KARYA ILMIAH GURU

Sebuah realita yang terjadi pada Guru Indonesia bahwa guru golongan IV/a sedikit sekali yang dapat naik pangkat menjadi IV/b. Ini terjadi karena masih kurangnya sosialisasi bagi guru untuk membuat karya tulis ilmiah, disamping itu juga guru kurang kreatif dan aktif untuk mencari informasi sehingga untuk naik pangkat menjadi IV/b, IV/c, dst pada umumnya guru masih mendapat kesulitan. Pada kesempatan ini, saya mencoba posting tentang sistematika KTI bagi guru.

Semoga bermanfaat untuk teman-teman guru di seluruh Indonesia yang saat ini hendak mengusulkan dirinya untuk naik pangkat ke jenjang yang lebih tinggi.

SISTEMATIKA PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH

VERSI DEPDIKNAS UNTUK KENAIKAN PANGKAT

1. LAPORAN HASIL PENELITIAN :

A. Bagian Pembuka :

  • Halaman judul.
  • Lembar pengesahan.
  • Kata pengantar.
  • Daftar isi.
  • Daftar Lampiran.

B. Bagian Isi :

Bab I Pendahuluan

- Latar belakang masalah.

- Rumusan masalah.

- Tujuan penelitian.

- Manfaat penelitian.

Bab II Kajian teori atau tinjauan kepustakaan

- Pemahasan teori

- Kerangka pemikiran dan argumentasi keilmuan

- Pengajuan hipotesis

Bab III Metodologi penelitian

- Waktu dan tempat penelitian.

- Metode dan rancangan penelitian

- Populasi dan sampel.

- Instrumen penelitian.

- Pengumpulan data dan analisis data.

Bab IV Hasil Penelitian

- Jabaran varibel penelitian.

- Hasil penelitian.

- Pengajuan hipotesis.

- Diskusi penelitian, mengungkapkan pandangan teoritis tentang hasil yang didapatnya.

Bab V Kesimpulan dan saran

C. Bagian penunjang

- Daftar pustaka.

- Lampiran- lampiran antara lain instrument penelitian.

2. LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS :

A. Bagian Pembuka :

- Halaman judul.

- Lembar pengesahan.

- Kata pengantar.

- Daftar isi.

- Daftar Lampiran.

B. Bagian Isi :

Bab I Pendahuluan

- Latar belakang masalah.

- Identifikasi masalah.

- Pembatasan dan rumusan masalah.

- Tujuan penelitian.

- Manfaat hasil penelitian.

Bab II Kajian pustaka

- Kajian teori.

- Kajian hasil penelitian.

Bab III Metodologi / Metode penelitian

- Objek tindakan.

- Setting/Lokasi/Subjek penelitia.

- Metode pengumpulan data.

- Metode analisis data.

- Cara pengambilan kesimpulan.

Bab IV Hasil Penelitian

- Gambaran selintas tentang setting.

- Uraian penelitian secara umum – keseluruhan.

- Penjelasan per siklus.

- Proses menganalisa data.

- Pembahasan dan pengambilan kesimpulan.

Bab V Kesimpulan dan saran

- Kesimpulan.

- Saran untuk tindakan lebih lanjut.

C. Bagian penunjang/penutup

- Daftar pustaka.

- Lampiran- lampiran.

3. TINJAUAN/ULASAN ILMIAH HASIL GAGASAN SENDIRI :

A. Bagian Pendahuluan :

- Halaman judul.

- Lembar pengesahan.

- Kata pengantar.

- Daftar isi.

- Abstrak.

B. Bagian Isi :

Bab I : Pendahuluan uraian mengenai hal yang dipermasalahkan.

Bab II: Kajian teori dan fakta mengenai hal yang dipermasalahkan.

BabIII: Tinjauan/ulasan.

Bab IV: Kesimpulan.

C. Bagian penunjang :

- Daftar pustaka.

- Lampiran- lampiran.

  1. 4. BUKU
    1. A. Bagian Pendahuluan

- Kata pengantar

- Daftar isi

- Penjelasan tujuan buku pelajaran

- Petunjuk penggunaan buku

- Petunjuk pengerjaan soal latihan

  1. B. Bagian isi

- Judul bab atau topic isi bahasan

- Uraian singkat isi pokok bahasan

- Penjelasan tujuan bab

- Uraian isi pelajaran

- Penjelasan teori

- Sajian contoh

- Ringkasan isi bab

- Soal latihan

- Kunci jawaban soal latihan

  1. C. Bagian penunjang

- Daftar pustaka

- Lampiran-lampiran

5. MODUL :

  1. Judul
  2. Pengantar
  3. Petunjuk penggunaan modul
  4. Yujuan umum pembelajaran
  5. Kemampuan prasyarat
  6. Pretest
  7. Tujuan khusus pembelajaran
  8. Isi bahasan
  9. Kegiatan belajar
  10. Rangkuman
  11. Tes
  12. Sumber media yang digunakan
  13. Tes akhir dan umpan balik
  14. Rancangan pengajaran
  15. Daftar pustaka

6. DIKTAT PELAJARAN:

A. Bagian Pendahuluan :

- Halaman judul.

- Kata pengantar.

- Daftar isi.

- Penjelasan tujuan diktat pelajaran.

B. Bagian Isi :

- Judul bab atau topik isi bahasan.

- Penjelasan tujuan bab.

- Uraian isi pelajaran.

- Penjelasan teori.

- Sajian contoh.

- Soal latihan.

C. Bagian penunjang :

- Daftar pustaka.

- Lampiran- lampiran.

7. ALAT PERAGA

A.Bagian Pembuka

– Halaman judul

– Lembar pengesahan

– Kata pengantar

– Daftar isi

B. Bagian isi

– Latar belakang pembuatan alat peraga

– Manfaat alat peraga

– Bahan yang digunakan

– Keadaan siswa sebelum dan sesudah menggunakan alat peraga

– Prestasi siswa sebelum dan sesudah menggunakan alat peraga

– Foto / gambar alat peraga

Sumber : http://wijayalabs.wordpress.com

Friday, 11 September 2009

Pelajaran Berharga dari SImposium


Alhamdulillah, dengan pertolongan Allaah SWT aku bisa ikut Simposium Pendidikan 2009 di Hotel Millenium Jakarta. Sebuah forum yang sangat ilmiah dan memberikan banyak manfaat ddan pelajaran bagi ku sebagai seorang guru di dusun dalam melaksanakan amanah untuk mendidik anak bangsa. Terima kasih ya ALlah, mudah2ann Engkau berikan kesempatan aku untuk dpt ikut acara ilmiah seperti ini di waktu mendatang. Amiiin.

Monday, 20 July 2009

ZUBAIR BIN AWWAM radhiallahu 'anhu

Pembela Rasulullah Shallallahu alaihi wa salam

Setiap tersebut nama Thalhah, pastilah disebut orang nama Zubair! Begitu pula setiap disebut nama Zubair, pastilah disebut orang pula nama Thalhah ... ! Maka sewaktu Rasulullah shallallahu alaihi wasalam mempersaudarakan para shahabatnya di Mekah sebelum Hijrah, beliau telah mempersaudarakan antara Thalhah dengan Zubair.

Sudah semenjak lama Nabi shallallahu alaihi wasalam memperkatakan keduanya secara bersamaan ..., seperti kata beliau: "Thalhah dan Zubair adalah tetanggaku di dalam surga''. Dan kedua mereka berhimpun bersama Rasul dalam kerabat dan keturunan.

Adapun Thalhah bertemu asal-usul turunannya dengan Rasul pada Murrah bin Ka'ab. Sedang Zubair bertemu pula asal-usulnya dengan Rasulullah pada Qusai bin Kilab, sebagaimana

pula ibunya Shafiah, adalah saudara bapak Rasulullah

Thalhah dan Zubair, kedua mereka banyak persamaan satu sama lain dalam aliran kehidupan .... Persamaan di antara keduanya sangat banyak dalam pertumbuhan di masa remaja... kekayaan, kedermawanan, keteguhan beragama dan kegagah-beranian.

Keduanya termasuk orang-orang angkatan pertama masuk Islam dan tergolong kepada sepuluh orang yang diberi kabar gembira oleh Rasul masuk surga. Keduanya juga sama termasuk kelompok shahabat ahli musyawarah yang enam, yang diserahi tugas oleh Umar bin Khatthab memilih Khalifah sepeninggal-nya....

Akhir hayatnya juga bersamaan secara sempurna ...bahkan satu sama lain tidak berbeda ... !
Sebagaimana telah kita katakan, Zubair termasuk dalam rombongan pertama yang masuk Islam, karena ia adalah dari golongan tujuh orang yang mula-mula menyatakan keislamannya, dan sebagai perintis telah memainkan peranannya yang penuh berkat di rumah Arqam .... Usianya yaitu itu baru limabelas tahun. Dan begitulah ia telah diberi petunjuk, nur dan kebaikan selagi masih remaja .... Ia benar-benar seorang penunggang kuda dan berani sejak kecilnya ...hingga ahli sejarah menyebutnya bahwa pedang pertama yang dihunuskan untuk membela Islam adalah Zubair bin 'Awwam.

Pada hari-hari pertama dari Islam, sementara Kaum Muslimin waktu itu sedikit sekali hingga mereka selalu bersembunyi-sembunyi di rumah Arqam, tiba-tiba pada suatu hari tersebar berita bahwa Rasul terbunuh.

Seketika itu, tiada lain tindakan Zubair kecuali menghunus pedang dan mengacungkannya, lain ia berjalan di jalan-jalan kota Mekah laksana tiupan angin kercang, padahal ia masih muda belia ... ! Ia pergi mula-mula meneliti berita tersebut dengan bertekadad andainya berita itu ternyata benar, maka niscaya pedangnya akan menebas semua pundak orang Quraisy, sehingga ia mengalahkan mereka, atau mereka menewaskan-nya....

Di suatu tempat ketinggian kota mekah, Rasulullah menemukannya, lain bertanya akan maksudnya. Zubair menyampaikan berita tersebut .... Maka Rasulullah memohonkan bahagia dan mendu'akan kebaikan baginya serta keampuhan bagi pedangnya.

Sekalipun Zubair seorang bangsawan terpandang dalam kaumnya, namun tak kurang ia menang,6ung adzab derita dan penyiksaan Quraisy. Yang memimpin penyiksaan itu adalah pamannya sendiri. Pernah ia disekap di suatu kurungan, kemudian dipenuhi dengan embusan asap api agar sesak nafasnya, lalu dipanggilnya Zubair di bawah tekanan siksa: "Tolaklah olehmu Tuhan Muhammad itu, nanti kulepaskan kamu dari siksa ini!"Tantangan itu dijawab oleh Zubair dengan pedas dan mengejutkan: "Tidak !... demi Allah, aku tak akan kembali kepada kekafiran untuk selama-lamanya!" Padahal pada waktu itu ia belum menjadi pemuda teruna, masih belia bertulang lembut ....

Zubair melakukan hijrah ke Habsyi (Ethiopia) dua kali, yang pertama dan yang kedua, kemudian ia kembali, untuk menyertai ketinggalan semua peperangan bersama Rasulullah.

Tak perna ia ketinggalan dalam berperang atau bertempur. Banyaknya tusukan dan luka-luka yang terdapat pada tubuhnya dan masih berbekas sesudah lukanya itu sembuh membuktikan pula kepahlawanan Zubair dan keperkasaannya... ! Maka marilah kita dengarkan bicara salah seorang shahabatnya yang telah menyaksikan bekas-bekas luka yang terdapat hampir pada segenap bagian tubuhnya, demikian katanya: "Aku pernah menemani Zubair ibnul 'Awwam pada sebagian perjalanan dan aku melihat tubuhnya, maka aku saksikan banyak sekali bekas luka goresan pedang, sedang di dadanya terdapat seperti mata air yang dalam, menunjukkan bekas tusukan lembing dan anak panah .... Maka kataku kepadanya: "Demi Allah, telah kusaksikan sendiri pada tubuhmu apa yang belum pernah kulihat pada orang lain sedikit pun ... !" Mendengar itu Zubair menjawab: "Demi Allah, semua luka-luka itu kudapat bersama Rasulullah pada peperangan di jalan Allah .... !"

Ketika perang Uhud usai dan pasukan Quuaisy berbalik kembali ke Mekah, ia diutus Rasul bersama Abu Bakar untuk mengikuti gerakan tentara Quraisy dan menghalau mereka, hingga mereka menganggap Kaum Muslimin masih punya kekuatan, dan tidak terpikir lagi untuk kembali ke Madinah guna memulai peperangan yang baru.

Abu Bakar dan Zubair memimpin tujuhpuluh orang Muslimin. Sekalipun mereka sebenarnya sedang mengikuti suatu pasukan yang menang, namun kecerdikan dan muslihat perang yang dipergunakan oleh ash-Shiddiq dan Zubair, membuat orang-orang Quraisy menyangka bahwa mereka salah duga menilai kekuatan Kaum Muslimin, dan membuat mereka berfikir, bahwa pasukan perintis yang diPimpin oleh Zubair dan ash-Shiddiq dan tampak kuat, tak lain sebagai pendahuluan dari balatentara Rasul yang menyusul di belakang, dan akan tampil menghalau mereka dengan dansyat. Karena itu mereka bergegas mempercepat perjalanannya dan mengambil langkah seribu pulang ke Mekah!

Di samping Yarmuk, Zubair merupakan seorang prajurit yang memimpin langsung suatu pasukan .... Sewaktu ia melihat sebagian besar anak buah yang dipimpinnya merasa gentar menghadapi balatentara Romawi yang menggunung maju, ia meneriakkan "Allahu Akbar" ...dan maju membelah pasukan musuh yang mendekat itu seorang diri dengan mengayunkan pedangnya, kemudian ia kembali ke tengah-tengah barisan musuh yang dahsyat itu dengan pedang di tangan kanannya, menari-nari dan berputar bagaikan kincir, tak pernah melemah apalagi berhenti ....

Zubair radhiallahu anhu . sangat gandrung menemui syahid! Amat merindukan mati di jalan Allah.') Ia pernah berkata: "Thalhah bin Ubaidillah memberi nama anak-anaknya dengan nama Nabi-nabi padahal sudah sama diketahui bahwa tak ada Nabi lagi sesudah Muhammad saw. ... maka aku menamai anak-anakku dengan nama para syuhada, semoga mereka berjuang mengikuti syuhada ... !

Begitulah dinamainya seorang anaknya Abdullah bin Zubair mengambil berkat dengan shahabat yang syahid Abdullah bin Jahasy. Dinamainya pula seorang lagi al-Munzir bin Amr mengambil berkat dengan shahabat yang syahid al-Munzir bin Amar.

Dinamainya pula yang lain 'Urwah mengambil berkat dengan 'Urwah bin Amar. Dan ada pula yang dinamainya Hamzah, mengambil berkat dengan syahid yang mulia Hamzah bin Abdul Muthalib. Ada lagi Ja'far, mengambil berkat dengan syahid yang besar Ja'far bin Abu Thalib. Juga ada yang dinamakannya Mush'ab mengambil berkat dengan shahabat yang syahid Mush'ab bin Umeir. Tidak ketinggalan yang dinamainya Khalid mengambil berkat dengan shahabat Khalid bin Sa'id. Demikianlah ia seterusnya memilih untuk anak-anaknya nama para syuhada, dengan pengharapan agar sewaktu datang ajal mereka nanti, mereka tercatat sebagai syuhada ... !

Dalam riwayat hidupnya telah dikemukakan:"bahwa ia tak pernah memerintah satu daerah pun, tidak pula mengumpul pajak atau bea cukai, pendeknya tak ada jabatannya yang lain kecuali berperang pada jalan Allah ... ". Kelebihannya sebagai prajurit perang tergambar pada pengandalannya pada dirinya sendiri secara sempurna dan kepercayaan yang teguh. Sekalipun sampai seratus ribu orang menyertainya di medan tempur, namun akan kau lihat bahwa ia berperang seakan-akan sendirian di arena pertempuran ..., dan seolah-olah tanggung jawab perang dan kemenangan terpikul di atas pundaknya sendiri. Keistimewaannya sebagai pejuang, terlukis pada keteguhan hatinya dan kekuatan urat syarafnya. Ia menyaksikan gugur pamannya Hamzah di perang Uhud. Orang-orang musyrik telah menyayat-nyayat tubuhnya yang terbunuh itu dengan kejam, maka ia berdiri di mukanya dengan sikap satria menahan gejolak hati dengan memegang teguh hulu pedangnya. Tak ada fikirannya yang lain daripada mengadakan pembalasan yang setimpal, tapi wahyu segera datang melarang Rasul dan Muslimin hanya mengingat soal itu saja ....

Dan sewaktu pengepungan atas Bani Quraidha sudah berjalan lama tanpa membawa hasil, Rasulullah mengirimnya bersama Ali bin Abi Thalib. Ia berdiri di muka benteng musuh yang kuat serta mengulang-ulang ucapannya: "Demi Allah, biar kami rasakan sendiri apa yang dirasakan Hamzah, atau kalau tidak, akan kami tundukkan benteng mereka ... !" Kemudian ia terjun ke dalam benteng hanya berdua saja dengan Ali.... Dan dengan kekuatan urat syaraf yang mempesona, mereka berdua berhasil menyebarkan rasa takut pada musuh yang bertahan dalam benteng, lain membukakan pintu-pintu benteng tersebut bagi kawan-kawan mereka di luar

Di perang Hunain, Zubair melihat pemimpin suku Hawazin yang juga menjadi panglima pasukan musyrik dalam perang tersebut nama-nama Malik bin Auf ..., terihat olehnya sesudah pasukan Hawazin bersama panglimanya lari tunggang langgang dari medan perang Hunain, ia sedang berada di tengah-tengah gerombolan besar shahabat-shahabatnya bersama sisa pasukan yang kalah, maka secara tiba-tiba diserbunya rombongan itu seorang diri, dan dikucar -kacirkannya kesatuan meueka, kemudian dihalaunya mereka dari tempat persembunyian yang mereka gunakan sebagai pangkalan untuk menyergap pemimpin-pemimpin Islam yang baru kembali dari arena peperangan.

Kecintaan dan penghargaan Rasul terhadap Zubair luar biasa sekali, dan Rasulullah sangat membanggakannya, katanya:

"Setiap Nabi mempunyai pembela dan pembelaku adalah Zubair bin 'Awwam ... !'' Karena bukan saja ia saudara sepupunya dan suami dari Asma binti Abu Bakar yang empunya dua puteri semata, tapi iebih dari itu adalah karena pengabdiannya yang Iuar biasa, keberaniannya yang perkasa, kepemurahannya yang tidak terkira dan pengurbanan diri dan hartanya untuk Allah Tuhan dari alam semesta. Sungguh, Hasan bin Tsabit telah melukiskan sifat-sifatnya ini dengan indah sekali, katanya:

"Ia berdiri teguh menepati janjinya kepada Nabi dan mengikuti petunjuknya. Menjadi pembelanya, sementara perbuatan sesuai dengan perkataannya. Ditempuhnya jalan yang telah digunakannya, tak hendak menyimpang daripadanya. Bertindak sebagai pembela kebenaran, karena kebenaran itu jalan sebaik-baiknya.

Ia adalah seorang berkuda yang termasyhur, dan pahlawan yang gagah perkasa.
Merajalela di medan perang dan ditakuti di setiap arena.
Dengan Rasulullah memplanyai pertalian darah dan masih berhubungan keluarga.
Dan dalam membela Islam mempunyai jasa-jasa yang tidak terkira.
Betapa banyaknya marabahaya yang mengancam Rasulullah Nabi al-Musthafa.
Disingkirkan Zubair dengan ujung pedangnya, maka semoga Allah membalas jasa-jasanya"

Ia seorang yang berbudi tinggi dan bersifat mulia.... Keberanian dan kepemurahannya seimbang laksana dua kuda satu tarikan ... ! Ia telah berhasil mengurus perniagaannya dengan gemilang, kekayaannya melimpah, tetapi semua itu dibelanjakannya untuk membela Islam, sehingga ia sendiri mati dalam berutang ... ! Tawakkalnya kepada Allah merupakan dasar kepemurahannya, sumber keberanian dan pengurbanannya hingga ia rela menyerahkan nyawanya, dan diwasiatkannya kepada anaknya Abdullah untuk melunasi utang-utangnya, demikian pesannya:

"Bila aku tak mampu membayar utang, minta tolonglah kepada Maulana - induk semang kita -- "Lalu ditanya anaknya Abdullah: "Maulana yang mana bapak maksudkan ... ?" Maka jawabnya: "Yaitu Allah .... Induk Semang dan Penolong kita yang paling utama ... !"

Kata Abdullah kemudian: "Maka demi Allah, setiap aku terjatuh ke dalam kesukaran karena utangnya, tetap aku memohon:

"Wahai Induk Semang Zubair, lunasilah utangnya, maka Allah mengabulkan permohonan itu, dan alhamdulillah hutang pun dapat dilunasi ... "

Dalam perang Jamal sebagaimana telah kami utarakan dalam ceriteranya yang lalu mengenai Thalhah, Zubair menemui akhir hayat dan tempat kesudahannya .... Sesudah ia menyadari kebenaran dan berlepas tangan dari peperangan, terus diintai oleh golongan yang menghendaki terus berkobarnya api fitnah, lalu ia pun ditusuk oleh seorang pembunuh yang curang waktu ia sedang lengah, yakni di kala ia sedang shalat menghadap Tuhannya....

Si pembunuh itu pergi kepada Imam All, dengan maksud melaporkan tindakannya terhadap Zubair, dengan dugaan bahwa kabar itu akan membuat Ali bersenang hati, apalagi sambil menanggalkan pedang-pedang Zubair yang telah dirampasnya setelah melakukan kejahatan tersebut ....

Tetapi Ali berteriak demi mengetahui bahwa di muka pintu ada pembunuh Zubair yang minta idzin masuk dan memerintahkan orang untuk mengusirnya, katanya: "Sampaikan berita kepada pembunuh putera ibu Shafiah itu, bahwa untuknya telah disediakan api neraka ... !" Dan ketika pedang Zubair ditunjukkan kepada Ali oleh beberapa shahabatnya, ia menciumn dan lama sekali ia menangis kemudian katanya: "Demi Allah, pedang ini sudah banyak berjasa, digunakan oleh pemiliknya untuk melindungi Rasulullah dari marabahaya ...

Dalam mengakhiri pembicaraan kita mengenai dirinya, apakah masih ada penghormatan yang lebih indah dan berharga untuk dipersembahkan kepada Zubair, dari ucapan Imam Ali sendiri ... ? Yaitu :

"Selamat dan bahagia bagi Zubair dalam kematian sesudah mencapai kejayaan hidupnya ! Selamat, kemudian selamat kita ucapkan kepada pembela Rasulullah ... !

PENGUMUMAN PSB 2009 SMPN 1 SUNGAI LILIN

Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Kepada Bapak kepala SD/MI rayonisasi dan Wali calon siswa baru SMPN 1 Sungai Lilin, berikut ini dapat didownload Pengumuman Penerimaan Siswa Baru SMPN 1 Sungai Lilin TP 2009/2010. Panitia Mengucapkan Selamat kepada Siswa Yang diterima. Selanjutnya Bisa mendaftar Ulang Langsung Ke Sekolah (SMPN 1 Sungai Lilin) dengan membawa Surat Panggilan (Format F8).

Sungai Lilin, Juli 2009,
Ketua Panitia
ttd.
SUNARDI,S.Pd.
NIP. 19750708 20012 1 003



Klik Disini untuk mengetahui Siswa Yang Diterima
Klik Disini untuk mengetahui Semua Pendaftar

Perlombaan Inovasi Pembelajaran (Inobel) Guru Tingkat Nasional oleh Dirjen GTK Kemdikbud

Salah satu perlombaan guru tingkat nasional yang paling bergengsi bagi guru se Indonesia adalah Lomba Inobel. Perlombaan ini merupa...