

Setiap tanggal 14 Agustus di setiap kwartir baik ranting, cabang, daerah maupun nasional selalu dilaksanakan Upacara HUT Pramuka. Bahkan di sebuah satuan pendidikan (Sekolah) pun tidak ketinggalan melaksanakan upacara tersebut. Pada hari Sabtu 14 Agustus 2010, pada Kwarran Sungai Lilin Musi Banyuasin Sum-sel pelaksanaan upacara dilaksanakan di lapangan sepak bola SMP Negeri 1 Sungai Lilin. Pada kegiatan ini, pembina upacara adalah kepala UPTD Dinas Pendidikan kecamatan Sungai Lilin H. Sugeng Riyadi,S.Pd.MM. Dalam amanatnya beliau mengatakan bahwa Pramuka merupakan wasilah (sarana) dalam membentuk karakter bangsa. Sebagai peserta didik di semua tingkatan satuan pendidikan di wilayah kecamatan Sungai Lilin diharapkan mengikuti kegiatan Pengembangan Diri “Pramuka” sebagai latihan untuk membina karakter bangsa seperti disiplin, tanggung jawab, mandiri, dll seperti tertuang dalam ”Dasa Dharma Pramuka”. Meskipun pelaksanaan Upacara pada saat Puasa Ramadhan, namun para peserta upacara tetap antusias dan khidmat dalam mengikuti upacara tersebut. Dalam upacara tersebut hadir Bp. Jaka Sartapa,S.Pd.MM (Kepsek SMPN 1 Sungai Lilin), Bp. Hendri,S.Pd. (Kepsek SMAN 1 Sungai Lilin), H. Tatang Jaswadi,S.Pd.( kepala SDN 1 Sungai Lilin), Bp. Untung Wijaya,S.Pd.MM.(Korwas dinas pendidikan MUBA). Namun, H. Mulyanto,S.Pd.I. selaku ketua Kwarran Sungai Lilin berhalangan hadir karena mengikuti upacar di Kwarnas di jakarta dan mendapat penghargaan dari KaKwarnas.
Setelah Upacara selesai, diumumkan juga Gugus Depan Tergiat di lingkungan Kwarran Sungai Lilin.
Adapun dari hasil pemilihan yang dilaksanakan oleh tim juri Kwarran Sungai Lilin adalah sebagai berikut :
GUDEP TERGIAT TAHUN 2010 | |
TINGKAT SD/MI | |
Tergiat 1 | SDN 1 Sungai Lilin |
Tergiat 2 | SDN Srigunung |
Tergiat 3 | SDN 2 Sungai Lilin |
Tergiat Harapan 1 | SDN Pinang Banjar |
Tergiat Harapan 2 | SDN 1 Mulyo Rejo |
Tergiat Harapan 3 | SDN 2 Mulyo Rejo |
TINGKAT SMP/MTs | |
Tergiat 1 | SMPN 1 Sungai Lilin |
Tergiat 2 | SMPN 3 Sungai Lilin |
Tergiat 3 | MTs Mambaul Hisan |
Tergiat Harapan 1 | MTs Arrisalah |
Tergiat Harapan 2 | SMPN 2 Sungai Lilin |
Tergiat Harapan 3 | SMPN 4 Sungai Lilin |
TINGKAT SMA/SMK/MA | |
Tergiat 1 | SMAN 1 Sungai Lilin |
Tergiat 2 | SMA YP Sungai Lilin |
Tergiat 3 | MA Mambaul Hisan |
Tergiat Harapan 1 | MA Assalam |
Tergiat Harapan 2 | MA Arrisalah |
Tergiat Harapan 3 | SMAN 2 Sungai Lilin |
ABSTRAK
Model Pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) merupakan suatu tipe model pembelajaran kooperatif yang merupakan struktur sederhana dan terdiri atas empat tahap yang digunakan untuk mereview fakta-fakta dan informasi dasar yang berfungsi untuk mengatur interaksi siswa. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peningkatan pemahaman konsep dan minat belajar siswa melalui Model Pembelajaran Kooperatif Type Numbered Head Together pada mata pelajaran IPA fisika pokok bahasan getaran dan gelombang pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Sungai Lilin Musi Banyuasin.
Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 1 Sungai Lilin yang merupakan Sekolah Standar Nasional (SSN). Subyek penelitian adalah kelas VIII-1 dengan jumlah siswa 21 orang, terdiri dari 10 orang laki-laki dan 26 orang perempuan, dengan tingkat rata-rata kemampuan tinggi.dari hasil penelitian diperoleh bahwa peningkatan pemahaman konsep IPA Fisika siswa dapat ditingkatkan yaitu jumlah siswa yang mencapai KKM dari pretest dan postest yang dilakukan penelitian. Pada siklus I jumlah siswa yang mencapai KKM pada pretest 8,33 % (3 siswa) dan pada postest meningkat menjadi 63,89% (23 siswa). Pada siklus II jumlah siswa yang mencapai KKM 41,67% (15siswa) pada prestest dan 80,56% (29 siswa) pada postest. Peningkatan minat belajar siswa diperoleh melalui hasil pengamatan observer dan hasil analisis angket yang dibagikan siswa sebelum dan setelah dilaksankan tindakan yang dilakukan setiap siklus. Peningkatan minat belajar siswa terlihat dari jumlah siswa yang aktif dalam pembelajaran yang diamati oleh observer yakni pada siklus I aktivitas siswa mencapai 92,05% dan pada siklsu II naik menjadi 96,59 %. Sedangkan melalui angket sebelum dilaksanakannya moel pembelajaran NHT hanya 6 siswa (16,67%) yang dinyatakan berminat pada mata pelajaran IPA Fisika. Setelah dilaksanakannya model pembelajaran NHT pada siklus I siswa yang berminat mencapai 31 siswa ( 86,11%) , siklus II naik menjadi 33 siswa ( 91,67%).
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasannya maka dari penelitian tindakan (action research) ini dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran NHT berbasis eksperimen pada pokok bahasan getaran dan gelombang dapat meningkatkan pemahaman konsep dan minat belajar IPA Fisika siswa kelas VIII.1 SMP Negeri 1 Sungai Lilin.. Diharapkan jika diterapkan model pembelajaran NHT ini perlu adanya perencanaan yang matang, sistem kontrol yang baik oleh guru pada saat siswa melakukan pengamatan dan diskusi sehingga siswa benar-benar memanfaatkan waktu dan memahami materi dengan baik.
Kata Kunci : Model Pembelajaran kooperatif Tipe NHT,Pokok bahasan Getaran dan Gelombang.
Penulis dan Peneliti adalah Guru IPA Fisika SMPN 1 Sungai Lilin MUBA Sumsel
Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.Untuk melaksanakan tugasnya, guru harus memeliliki 4 kompetensi yakni kompetensi profesional, kompetensi pedagogiek, kompetensi sosial dan kompetensi kepribadian. Agar para guru Indonesia termotivasi untuk meningkatkan kompetensinya, maka Pemerintah memberikan perhatian sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru terutama bagi guru yang berprestasi. Undang-Undang No 14 Tahun 2005 pasal 36 ayat (1) mengamanatkan bahwa “ Guru yang Berprestasi, berdedikasi luar biasa, dan atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan”. Dengan dasar undang-undang tersebut, maka pemerintah menyelenggarakan Lomba Pemilihan Guru Berprestasi secara rutin di tingkat saruan pendidikan, kecamatan, kabupaten, provinsi, dan nasional. Pada tahun 2010, pada Lomba Guru Berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Selatan Musi Banyuasin mengirimkan 4 utusannya yakni Susilawati,Amd. (Guru TK Yaspen Hindoli Sungai Lilin), Nuramilah,S.Pd. (Guru SDN 1 Sungai Lilin), Sunardi,S.Pd.(Guru SMPN 1 Sungai Lilin) dan Dra. Nuraini,M.Si. (Guru SMAN 2 Unggul Sekayu) yang merupakan pemenang 1 Lomba Guru Berprestasi tingkat kabupaten 2010. Dari hasil lomba tingkat provinsi Sumsel yang dilaksanakan di Hotel Bumi Asih Palembang pada tanggal 30 Juni s.d. 3 Juli 2010, MUBA meraih Juara III untuk Guru SMP atas nama Sunardi,S.Pd, dengan Juara II dari Kota Lubuk Linggau Dra. Hesti S. M.Pd. dan Juara I dari kota Palembang Dra Nurbaiti,M.Pd. Untuk guru SMA menempati peringkat 4, guru SD menempati peringkat 5, dan Guru TK menempati peringkat 7 dari 15 kabupaten/kota yang ada di wilayah provinsi Sumatera Selatan. Sebagai wujud pelaksanaan Undang Undang 14 Tahun 2005 pasal 36 ayat (1) tersebut, maka pemerintah provinsi Sumsel melalui Dinas Pendidikan memberikan penghargaan 1 buah laptop untuk pemenang 1,2, dan 3 dan Uang pembinaan sebesar Rp.5.000.000 untuk pemenang 1, Rp. 3.500.000 untuk pemenang 2, dan Rp. 2.500.000 untuk pemenang 3. Bagi seluruh peserta yang mewakili kabupaten/kota diberikan transport. Sementara untuk tingkat kabupaten Muba yang lalu, pemenang 1 mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 300.000, pemenang 2 Rp. 250.000 dan pemenang 3 Rp. 200.000 dan menurut Bapak Kepala Dinas Pendidikan Nasional kabupaten Musi Banyuasin (Drs. H. Apriyadi,M.Si) mengatakan bahwa pemerintah kabupaten MUBA akan menambah penghargaan/hadiah tersebut saat menutup kegiatan lomba tingkat kabupaten di Wisma Atlit Sekayu, pada lomba sebelumnya pemerintah juga sangat peduli dengan dunia pendidikan dengan memberikan penghargaan kendaraan bermotor untuk juara 1,2,dan 3 tingkat kabupaten sebagai wujud pelaksanaan amanah Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen . Harapannya, ke depan MUBA akan lebih baik dalam mengikuti kegiatan ini untuk menuju ke tingkat yang lebih tinggi.
|
eringatan Hari Pendidikan Nasional yang dirayakan setiap tanggal 2 Mei setiap tahunnya, membuat kita mengenang ke masa silam pada awal masa perjuangan dulu, ketika bangsa kita ingin melepaskan diri dari belenggu penjajahan. Dimana penderitaan, kemiskinan dan kebodohan mendera di setiap kehidupan masyarakat yang terjajah di bawah kekuasaan bangsa lain. Raden Mas Soewardi Soeryaningrat (1889 – 1959) atau lebih terkenal dengan nama Ki Hajar Dewantara membangkitkan semangat pendidikan untuk mencerdaskan rakyat dan melepaskan diri dari belenggu kebodohan akibat menjadi bangsa terjajah dengan mendirikan Taman Siswa.
Sejarah selalu mencatat, kebangkitan suatu bangsa selalu ditandai dengan lahirnya masyarakat yang terdidik. Seperti kebangkitan Jerman dan Jepang setelah Perang Dunia II, dengan banyaknya pemuda-pemuda yang terpelajar untuk belajar di negara lain agar bangkit dari keterpurukan akibat perang yang menghancurkan sendi-sendi kehidupan.
Pendidikan dalam konteks resmi dapat diartikan sebagai suatu usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi diri untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Dengan definisi ini, mengisyaratkan kepada kita betapa pentingnys sebuah pendidikan baik pendidikan formal, in formal, maupun non formal. Semua pendidikan tersebut memfasilitasi peserta didik agar mampu berkomunikasi, bersosialisasi di masyarakat dan mampu membekali ilmu dan kompetensi untuk bisa survive dalam kehidupan masyarakat yang notebene penuh persaingan untuk menuju sebuah kesuksesan.
Pendidikan merupakan sesuatu yang penting (urgen) dalam kehidupan karena :
1. Setiap manusia tidak memiliki ilmu tanpa adanya proses pendidikan
“Tidak ada pengetahuan yang kami miliki kecuali yang Engkau ajarkan kepada kami”
2. Mengajarkan sesuatu merupakan syariat Allah SWT
“Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka sesorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Quran) dan Al-Hikmah (As-Sunnah) serta mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.”.
3. Dalam berbuat hendaknya di dasari pada ilmu, ilmu diperoleh dari sebuah proses pendidikan
Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. (QS Al Israa’ : 36)
4. Rosul memerintahkan agar kita senantiasa berada pada majelis ilmu, dan kewajiban menuntut ilmu tidak ada batasan umur. Sebagaimana Sabda Rasulullah :
Kun ‘aaliman au muta’aliman au mus tami’an au muhibban wala takun khomisan fatahlika.
Jadilah orang yang berilmu yang mengajarkan ilmunya, atau orang yang menuntut ilmu/belajar, atau orang yang mendengarkan, atau orang yang mencintai ilmu, Dan jangan menjadi orang yang kelima yakni bukan ilmuwan,bukan penuntut ilmu,bukan pendengar dan pencinta ilmu, maka kamu akan hancur, (HR. Baihaqi)
5. Bahwa belajar merupakan perintah agama sebagaimana tercermin dalam surat yang pertama kali diturunkan yakni QS Al-alaq : 1 – 4
artinya: Bacalah dengan nama tuhanmu yang telah menciptakan, yakni telah menciptakan manusia dari segumpal darah, Bacalah dengan nama tuhanmu yang Maha Mulia, yang telah mengajarkan dengan pena, yakni telah mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.
6. Bahwa ilmu dan orang berilmu sangat dihargai dalam Islam. Apresiasi Islam terhadap ilmu bukan hanya terkandung dalam ajaran tetapi juga terbukti dalam sejarah, terutama sejarah klasik Islam. Dalam al Qur'an disebutkan bahwa orang mu'min yang berilmu dilebihkan derajatnya (Q/58:11)
Semoga kita semua menyadari betapa pentingnya sebuah pendidikan, karena kondisi kehidupan sekarang adalah hasil pendidikan terdahulu. Dan kondisi kehidupan yang akan datang adalah hasil dari pendidikan saat ini. Pendidikan bukan hanya di sekolah saja (formal), pendidikan juga bukan hanya pendidikan akal saja tetapi nafsu dan hati kita membutuhkan pendidikan. Sehingga pendidikan adalah tanggung jawab kita semua, bukan hanya tanggung jawab guru di sebuah satuan pendidikan atau ustadz pada sebuah pondok pesantren. Sehingga masing-masing kita bertanggung jawab untuk meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga tidak saling menuduh dan saling menyalahkan siapa penyebab keterpurukan pendidikan di negeri yang kita cintai ini. Ketika pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, maka kegagalan siswa menempuh UN bukan hanya salah guru dan kepala sekolah. Ketika pendidikan bukan hanya aspek jasmani saja, maka kerusuhan pada kasus mbah priok tidak akan terjadi. Dalam rangka momentum HARDIKNAS kali ini, mari kita sadari bahwa pendidikan merupakan sesuatu yang paling urgen dan merupakan tanggung jawab kita bersama. Wallahua’lam bisshowab.
Dalam rangka menghadapi Ujian Nasional SMP Negeri 1 Sungai Lilin selalu memprogramkan pelajaran tambahan bagi kelas IX dan Try Out Uji Kompetensi U N. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali siswa kelas IX untuk siap UN 2010 mengingat standar kelulusan yang dirasakan sangat berat bagi Siswa SMPN 1 Sungai Lilin. Mudah - mudahan dengan diprogramkan kegiatan Pelajaran Tambahan dan Try Out ini mampu membuat seluruh siswa siap sehingga Lulus menempuh Ujian Nasional serta memeperoleh hasil yang memuaskan.Try Out Ujian Nasional 1 SMPN 1 Sungai Lilin bekerja sama dengan lembaga Pendidikan Primagama cabang Sudirman (depan Cinde) Palembang
Masuk papan atas masih didominasi oleh siswa-siswa kelas IX.1 yang notebene adalah kelas unggul.
Berikut peringkat 10 besar pada Try Out 1 UN SMPN 1 Sungai Lilin :
NO | NO SIS | NAMA SISWA | MAT | INA | IPA | ING | RERATA | RANK |
1 | 91037 | VINA VIRA F | 50.00 | 95.00 | 52.50 | 92.00 | 72.38 | 1 |
2 | 91023 | M AMIRUL BAQDA | 47.50 | 85.00 | 45.00 | 90.00 | 66.88 | 2 |
3 | 91008 | ELVIRA SARI | 47.50 | 92.50 | 47.50 | 62.00 | 62.38 | 3 |
4 | 91027 | OCPRI ASTRIA W | 40.00 | 97.50 | 32.50 | 74.00 | 61.00 | 4 |
5 | 91033 | SINTA PRISKA | 45.00 | 90.00 | 35.00 | 74.00 | 61.00 | 5 |
6 | 91040 | YOLA AKMARINDA | 47.50 | 97.50 | 42.50 | 56.00 | 60.88 | 6 |
7 | 91005 | ANGGI MELINDA S | 45.00 | 90.00 | 40.00 | 68.00 | 60.75 | 7 |
8 | 91006 | ANISA WULAN S | 47.50 | 85.00 | 40.00 | 70.00 | 60.63 | 8 |
9 | 91025 | NOFRI YANTI | 37.50 | 97.50 | 32.50 | 74.00 | 60.38 | 9 |
10 | 91021 | LUTHFIANISA A | 47.50 | 97.50 | 40.00 | 56.00 | 60.25 | 10 |
Hasil lengkap dapat di download disini.
Ketua Peltam dan Uji Kompetensi UN
ttd
Sunardi,S.Pd.
Salah satu perlombaan guru tingkat nasional yang paling bergengsi bagi guru se Indonesia adalah Lomba Inobel. Perlombaan ini merupa...